free hit counter code Hakim Agung MA Kena OTT KPK, MA: Kami Belum Tahu - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter
Hakim Agung MA Kena OTT KPK, MA: Kami Belum Tahu
(Foto: Ist) Juru Bicara Mahkamah Agung (MA), Andi Samsan Nganro

Hakim Agung MA Kena OTT KPK, MA: Kami Belum Tahu

  • Kamis, 22 September 2022 | 21:37:00 WIB
  • 0 Komentar

Jakarta, Juaranews - Saat menggelar Operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Semarang, KPK mengamankan sejumlah orang. Salah satu yang terjaring dalam OTT yang dilakukan pada Kamis (22/9/2022) siang itu adalah seorang hakim Mahkamah Agung (MA).

Kabar penangkapan itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Nurul Gufron. Menurutnya, OTT itu berkaitan dengan dugaan suap pengurusan perkara yang telah diproses di MA.

"Berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron seperti yang dikutip dari iNews.id, Kamis (22/9/2022).

Selain penangkapan, dalam OTT itu pun KPK mengamankan uang yang diduga terkait pengurusan perkara di MA. Hal ini diungkap oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

"Pada kegiatan ini turut diamankan sejumlah barang antara lain berupa uang dalam pecahan mata uang asing yang hingga saat ini masih di konfirmasi ke para pihak yang ditangkap tersebut," tulis Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (22/9/2022).

Sementara itu, Mahkamah Agung (MA) mengaku belum mendapatkan informasi resmi soal terjaringnya seorang hakim agung dari MA itu.

"Kami belum tahu itu, belum ada penjelasan resmi yang kami terima. Jadi gini, kita tunggu sajalah untuk memastikan kebenaran informasi itu, kami sendiri di Mahkamah Agung (MA) belum tahu," kata Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro, Kamis, (22/9/2022).

Menurut Andi, kabar OTT KPK simpang siur. "Menunggu kebenaran informasi itu, masih simpang siur juga ini, katanya pegawai, hakim agung. Ya daripada simpang siur, ya kita tunggu saja yang resmi saja yang akurat," ucapnya.

Namun Andi menegaskan jika hakim terbukti bersalah akan ditindak tegas. MA pun menyerahkan sepenuhnya kepada KPK.

"Kita serahkan ke ini (KPK) tapi kita lagi nunggu informasi resmi," katanya.

Aep

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Johan J Anwari: Disabilitas Punya Hak yang Sama
Legislator Minta PPDB Zonasi Jadi Bahan Evaluasi
Cegah Bullying di Sekolah, Ini Tips Pencegahannya
Dinkes Sebut 2 Daerah di Jabar Kasus TBCnya Tinggi
Ridwan Kamil Sebaiknya Tetap di Jawa Barat

Editorial



    sponsored links