blog counter

Hot News


Opini


  • Konsekuensi Logis PPPK
    Konsekuensi Logis PPPK

    ADA dampak yang sangat signifikan dengan terbitnya surat Menteri PANRB Tjahjo Kumolo bernomor B/185/M.SM.02.03/2022.

    Ketua YKP BJB dan Ketua Stie Ekuitas akan Dipolisikan Agus Mulyana



    Ketua YKP BJB dan Ketua Stie Ekuitas akan Dipolisikan Agus Mulyana

     

     

    JuaraNews, Bandung – Dosen STIE Ekuitas yang dipecat, Dr Agus Mulyana, SE, MM., akan melaporkan Ketua Umum Yayasan Kesejahteraan Pegawai Bank Jabar Banten (YKP BJB) Totong Setiawan dan Ketua STIE Ekuitas ke Polda Jabar.

    Totong dan Ketua STIE dinilai telah melakukan kebohongan publik dan pencemaran nama baik dengan membuat keterangan pers resmi terkait kasus yang sedang dihadapi Agus Mulyana di Pengadilan.

    Pekan lalu, Totong membuat keterangan pers resmi secara tertulis dan mengatakan Agus dipecat sebagai dosen karena tak menjalankan tugasnya sebagai dosen namun tetap menerima remunerasi.

    "Itu jelas tidak benar dan kami akan laporkan hal ini ke Polda Jabar sebagai kebohongan publik dan pencemaran nama baik," kata Kamaluddin, Kuasa Hukum Agus Mulyana, di Bandung, Selasa (17/5/2022).

    "Pernyataan yang disiarkan dalam keterangan pers resmi itu adalah sebuah kebohongan publik dan pencemaran nama baik." Kamal mengingatkan Totong Setiawan untuk berhati-hati dalam memberikan pernyataan.

    Dengan pernyataan Totong Setiawan itu, katanya, pihak YKP BJB telah menjugde kliennya seolah-olah tak menjalankan kewajibannya sebagai dosen, namun tetap menerima remunerasi. Padahal, katanya, kenyataannya tidak benar seperti yang disampaikan Totong Setiawan.

    “Karena itu kita akan tuntut balik ke polisi karena telah membuat kebohongan publik,” katanya.

    Kamal mengatakan, dikatakan dalam press realese itu Agus Mulyana tak menjalankan kewajibannya sebagai dosen sejak 2018. Pada tahun itu, Agus Mulyana menjabat sebagai Direktur Kepatuhan Bank BJB dan sesuai ketentuan ia tak berhak menerima remunerasi.

    "Karena sudah menerima gaji sebagai direktur, Pak Amul tak menerima remunerasi sebagai dosen. itu ada ketentuannya di YKP BJB," katanya. Selama menjalankan tugas sebagai dosen, katanya,

    Agus Mulyana mendapat penilaian umpan balik dari mahasiswa dan pegawai atau dosen STIE Ekuitas yang lain dengan predikat sangat baik.

    "Di mana ia tak menjalankan tugas dan kewajibannya, sementara ia mendapat penilaian yang baik," katanya.

    Kamal juga menambahkan, sejak berhenti menjadi Direktur Bank BJB, Agus Mulyana mengurus Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN). Pengajuan NIDN ini tak dilakukan sendiri, namun diajukan oleh kampus STIE Ekuitas.

    aat diajukan berarti kondite Pak Agus Mulyana tidak ada masalah. Sekarang Pak Agus sudah tercatat sebagai dosen tetap dari LL Dikti dan memiliki NIDN," katanya. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kata Gebernur Jabar, Soal Beli Minyak Goreng Lewat AplikasiPeduli Lindungi
    Antisipasi Ancaman Militer, Seminar TNI AD Rekomendasikan Perubahan Doktrin Kartika Eka Paksi
    Grand Final Superchallenge Super Esports Series Season 2 Berlangsung Seru
    Ridwan Kamil Harap IKAPTK Jabar Dapat Memperkuat Birokrasi di Lingkungan Pemerintah
    Tutup MTQ Tingkat Provinsi, Ridwan Kamil: Implementasi Visi Jabar Juara Lahir Batin
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads