blog counter
PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


  • Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam
    Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam

    KEMENAG mengajak generasi milenial pegiat fesyen untuk ambil bagian menghidupkan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 pada 20–22 Oktober 2022 mendatang.

    Ini Upaya Pemkot Bandung Atasi Persoalan Sampah dari Sumbernya

    • Rabu, 29 Desember 2021 | 09:05:00 WIB
    • 0 Komentar


    Ini Upaya Pemkot Bandung Atasi Persoalan Sampah dari Sumbernya

     

    JuaraNews, Bandung - Pemkot Bandung terus berupaya mencari solusi penanganan masalah sampah. Mulai dari penanganan sampah sejak dari sumbernya melalui Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) hingga dengan teknologi seperti dengan metode insinerator. 

     

    Untuk metode insinerator, Pemkot Bandung bahkan telah beberapa kali meninjau ke sejumlah lokasi. Termasuk insinetator di Kota Baru Parahyangan Kabupaten Bandung Barat yang ditinjau langsung oleh Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.

     

    Yana mengakui, pengolahan sampah menggunakan insinerator memiliki  yang cukup besar. Bahkan di lokasi yang dikunjunginya memiliki kapasitas 5 ton perhari untuk mengolah sampahnya.

     

    "Metode pengolahan sampah insinerator disini kapasitas cukup besar 5 ton per hari. Kita terus mencari metode, memang bagaimanapun sampah menjadi masalah bagi Kota Bandung, " ujarnya, Rabu (29/12/2021).

     

    Untuk penerapannya, Yana mengakui bisa ditempatkan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) sehingga tidak ada lagi sampah yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA). 

     

    "Kemungkinan bisa ditempatkan berbkapasitasagai mesin dengan berbagai metode di TPS, sehingga tidak ada lagi sampah dari TPS ke TPA," katanya. 

     

    Sementara itu, Pengelola Insinetator, Ruby A. Rijanto menyampaikan, kapasitas untuk pengolahan sampah cukup besar sekitar 5 ton per hari. 

     

    "Sampah ini berasal dari warga sekitar cluster wilayah Kota Baru Parahyangan, " katanya. 

     

    Untuk pengoperasiannya, kata Ruby mampu bekerja selama 12 jam. 

     

    "Ini mampu beroperasi 12 jam, seperti dari pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Bisa terus beroperasi mengolah sampah, " tuturnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Bandung Gelar Pameran Bandung Week Market
    Sekda Kota Bandung Ema Sumarna Raih Gelar Doktor Administrasi Publik
    Resmikan Masjid, Yana Maksimalkan Visi Kota Bandung Agamis
    Perda RTRW 2022-2042 Bermanfaat Bagi Masyarakat dan Pembangunan
    Bobotoh Demo di Graha Persib, Yana Mulyana Minta Tertib dan Jaga Prokes
    Berita Terdahulu

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads