Hot News


Opini


    Memperingati Hari Kemerdekaan di Masa Pandemi, Ini Cara yang Dilakukan Sarbumusi NU Jawa Barat

    • Selasa, 31 Agustus 2021 | 07:23:00 WIB
    • 0 Komentar


    Memperingati Hari Kemerdekaan di Masa Pandemi, Ini Cara yang Dilakukan Sarbumusi NU Jawa Barat

     

    SETIAP bulan Agustus warga Indonesia menumpahkan segala ekspresi dan kreatifitasnya dalam berbagai momentum. Sering muncul ide-ide gila dari masyarakat dalam upaya memeriahkan peringatan Proklamasi Kemerdekaan. Ide atau gagasan itu disampaikan dalam berbagai pertunjukan, mulai karnaval, pawai kemerdekaan, panggung kemerdekaan, ataupun upacara .

     

    Pemandangan itu kerap kali terjadi di setiap tahun. Namun berbeda dengan peringatan dua tahun terakhir, karena pandemic Covid-19 yang masih belum reda. Bahkan peringatan HUT RI Kemerdekaan tahun ini, negeri ini tengah mengalami lonjakan kasus Covid-19, yang membuat pemerintah dan paramedis kewalahan.

     

    Akan tetapi kreatifitas warga tak pernah berhenti. Di masa pandemic, kreatifitas selalu muncul. Salah satunya diwujudkan oleh organisasi Sarbumusi NU (Sarikat Buruh Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama) Jawa Barat.

     

    Organisasi buruh ini menggelar peringatan kemerdekaan dengan cara lain. Lomba nya mungkin sama, namun kemasannya yang berbeda. Pengurus DPW Sarbumusi Jawa Barat membuat lomba pantun secara virtual, diupload di grup whatsapp. 

     

    Ketua Panitia Peringatan 17 Agustus DPW Sarbumusi, Yussy Dewi, mengatakan,  peserta terdiri dari anggota Sarbumusi dan diwajibkan mengirimkan video berdurasi 30 detik- 1 menit. Isinya berisi pantun dan ucapan selamat hari kemerdekaan. Peserta juga wajib menggunakan pakaian adat daerah.

     

    Sebanyak 19 peserta mengikuti lomba ini yang beasal dari berbagai kota. “Meski singkat, cukup untuk memeriahkan hari kemerdekaan di tengah Pandemi Covid-19. Kita tetap di rumah dan bisa berkeatifitas. Kesehatan kita juga terjaga,” katanya.

     

    Ia menjelaskan, cara ini menjadi cara jitu bagi anggota Sarbumusi untuk memeriahkan hari kemerdekaan namun tetap menjaga kesehatan dan terhindar dari covid-19. Pemahaman ini harus ditularkan kepada masyarakat agar terus menjaga protokol kesehatan (prokes) 5 M (Mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, mengindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas).

     

    Ketua DPW Sarbumusi Jawa Barat Asep Acil Saepudin mengatakan, pihaknya menyambut baik peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76 dengan cara virtual ini. Ia mengingatkan untuk tetap menjaga protokol kesehatan agar mata rantai virus Covid-19 bisa diputus.

     

    “Kita jangan terlena karena angka kasus Covid-19 saat ini melandai. Aturan protokol kesehatan tetap harus dipenuhi, dan kita tetap sehat. Terhindar dari virus Covid-19,” kata Asep Acil.

     

    Acil mengajak semua kalangan untuk terus memerangi Covid-19 agar ekonomi kembali bangkit. Sebagaimana diketahui, katanya, ekonomi sejak terjadi pandemic benar-benar terpuruk dan masyarakat terkena dampak langsung. “Cara yang baik untuk membangkitkan atau memulihkan ekonomi ya dengan mengikuti dan menjaga protokol kesehatan, agar kasusnya terus menurun dan kita terbebas dari virus Covid-19.” Katanya.

     

    Asep Acil menambahkan banyak usulan agar di peringatan Hari Kemerdekaan ke-76 ini diisi dengan berbagai lomba, sebagaimana biasa dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Namun, hal itu dihindari untuk menghindari kerumunan massa. “Banyak yang usul dilakukan secara offline, langsung, namun kita tetap mengindahkan untuk tidak menimbulkan kerumunan massa,” katanya seraya berharap pandemic Covid-19 cepat berlalu. (*)

     

     

    Oleh: ude gunadi / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gubernur Jabar: Masuk Dunia Digital, Banyak UMKM tak Siap Lonjakan Permintaan Pasar
    Komisi I DPRD Jabar Minta KPU Daerah Samakan Persepsi Terkait Piplres 2024
    Gebyar Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek 2021 Wujudkan Program Link and Super Match
    Danseskoad Meninjau KKL Studi Wilayah Pertahanan Pasis Dikreg LXI Seskoad
    Demokrat: Bukti yang diberikan Moeldoko di Pengadilan Tidak Nyambung!
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads