Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Komisi V DPRD Jabart Minta Pemprov Fokus Tangani Kenaikan Covid-19 di Jabar

    • Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:02:00 WIB
    • 0 Komentar


    Komisi V DPRD Jabart Minta Pemprov Fokus Tangani Kenaikan Covid-19 di Jabar
    Anggota Komisi V DPRD Jabar, Toto Purwanto Sandi Net

     

    JuaraNews, Bandung - DPRD meminta Pemprov agar fokus menangani kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi di Jabar. Sebab, belakangan ini kasus sebarannya semakin mengganas bahkan sampai siaga satu.


    Anggota Komisi V DPRD Jabar, Toto Purwanto Sandi sejak awal mengingatkan Pemprov ketika Covid-19 pertama kali ada di Depok, Jabar. Ketika itu terdapat ibu dan anak yang mengikuti acara di Jakarta, kemudian pulang ke Depok dan akhirnya dinyatakan Covid-19.


    "Saya waktu itu langsung menyampaikan ke Gubernur, ini siaga Covid-19 di Jabar dari Tiongkok. Tidak lama kemudian Gubernur langsung mengumumkan bahwa Jabar siaga Covid-19," ujarnya, Sabtu (19/6/2021).


    Lebih lanjut, Toto menambahkan, Indonesia khususnya Jabar sudah mulai mendekati kondisi di India, seperti Kabupaten Kudus kini sudah tidak menerima pasien akibat Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat hunian tempat tidur telah penuh.


    "Kabupaten Bangkalan, Madura sudah ekspor pasien ke Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo," tegasnya.


    Kemudian, ditambah adanya mutasi Covid-19 delta yang memiliki kecepatan sebaran sangat tinggi walaupun belum terbukti lebih mematikan. Namun, mutasi virus tersebut yang menyebabkan tingkat hunian tempat tidur lebih cepat habis karena sebarannya sangat cepat.


    Meski begitu, menurut dia, hal itu bukan yang paling parah, kalau betul mutasinya seperti itu ditambah alpa, beta, gamma, dan delta, berarti akan ada mutasi berikutnya. Sehingga, diprediksi mutasi tersebut akan terus berlanjut seperti virus flu yang terus bermutasi.


    "Ketika di Jabar terdapat sekian yang ribu yang dirawat, maka harus menyediakan tiga kali lipat tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang telah bermutasi," ucapnya.


    Dengan demikian, ia menyarankan adanya RS khusus Covid-19 termasuk fasilitasnya seperti Wisma Atlet yang berada di Jakarta. Wisma Atlet memiliki beberapa tower yang dibentuk sebagai RS darurat dan tempat isolasi.


    "Jadi yang gejala ringan isolasi saja di sana tidak harus masuk ke fasilitas RS. Sedangkan, keluarga yang mengantar juga masuk ruang isolasi," tutupnya. (*)

    Oleh: raden rahadian / jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Yosa Dorong Pengembangan Desa Digital di Jawa Barat
    Yosa Sambut Baik Pernyataan Pers AHY Soal Penolakan PTUN Atas Gugatan Moeldoko
    Yosa Terima Audensi Pansus Perda Sampah DPRD Kabupaten Bandung
    Hari Guru Nasional, Anggota DPRD Jabar  ini Minta Pemerintah Perhatikan Guru Honorer
    Antisipasi Covid-19 Gelombang Ketiga Toto Purwanto Sandi Imbau Masyarakat Tak Abai Prokes
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads