blog counter

Hot News


Opini


  • Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam
    Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam

    KEMENAG mengajak generasi milenial pegiat fesyen untuk ambil bagian menghidupkan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 pada 20–22 Oktober 2022 mendatang.

    DPRD Menilai Pempov Jabar Terlalu Memaksakan Program Petani Milenial



    DPRD Menilai Pempov Jabar Terlalu Memaksakan Program Petani Milenial
    Ketua Komisi V DPRD Jabar,Dadang Kurniawan (Abbas)

     

     

    JuaraNews, Bandung - Pempov Jabar berencana meluncurkan program Petani milenial pada Maret ini. program yang memiliki solusi untuk mengurangi pengangguran di masa pandemi Covid-19.


    Menanggapi itu, Komisi V DPRD Jabar Dadang Kurniawan mengatakan sebaiknya Pempov Jabar tidak memaksakan program tersebut. Meskipun Program pencetakan 5 ribu petani Milenial digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu disambut dengan baik ditengah masyarakat.


    "Salah satu program Petani milenial itu disambut dengan baik ditengah masyarakat tetapi mungkin keluhannya masyarakat harus didengar juga," katanya, Sabtu (20/3/2021).


    Dia mengatakan keluhan masyarakat itu berkaitan dengan tidak semua daerah mendapatkan program tersebut. selain itu produk yang akan ditanampun nantinya harus ditentukan oleh Pempov Jabar.


    "Menurut pandangan saya pemerintah terlalu memaksakan. Harus di ingat juga kita tidak harus fokus pada satu daerah. Bicara petani milinial ini jangan terlalu dipaksakan dengan produk yang di inginkan oleh Pempov Jabar," ungkapnya.

     

    Tak hanya itu, Dadung mengungkapkan bahwa di tengah produksi pertanian yang turun. Tapi daya serap pasar merendah itu diakui karena adanya keterbatasan pasar sehingga menyebabkan daya beli berkurang.


    "Jadi pada saat ini yang pada akhirnya para petani seperti melempar dadu, tanaman baik, harga tidak baik," ungkapnya.


    Oleh karena itu, sambung Dadung, peran pemerintah sangat penting untuk membantu para petani yang sedang dalam kesulitan di tengah pandemi Covid-19.

     

    "Ada sesuatu yang unik pada hari ini terhadap para petani, meskipun bukan komisi saya, tapi ini menyangkut ketenagakerjaan dan daya beli," jelasnya.


    "Dalam upaya yang disebut masyarakat miskin baru dengan menggunakan hasil produk dengan hasil pertanian di daerah masing-masing," tutupnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Mukernas PP Pemuda Persis Diharapkan Mampu Jawab Tantangan  Era Disrupsi
    Pemprov Jabar Gandeng Wanadri Tanam Mangrove di Sepanjang Pantai Utara
    Bharada E Sebut Ada Pelaku Lain
    Dapat Pengacara Baru, Bharada E Ajukan Diri Sebagai Justice Collaborator
    Irjen Sambo Ditahan?
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads