Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Klarifikasi Soal Tuduhan Penyelewengan Keuangan, Reflianosa Ibrahim: Persoalannya Sudah Clear

    • Kamis, 10 Desember 2020 | 12:54:00 WIB
    • 0 Komentar


    Klarifikasi Soal Tuduhan Penyelewengan Keuangan, Reflianosa Ibrahim: Persoalannya Sudah Clear
    Reflianosa Ibrahim JuaraNews/Istimewa

    JuaraNews, Bandung - Kader muda Partai Golkar Kota Bogor Reflianosa Ibrahim mengklarifikasi tuduhan yang menyebut dirinya menyelewengan dana partai. Tuduhan dialamatkan kepada Refli 3 tahun lalu, sehingga ia dipecat oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Golkar.


    Refli adalah bendahara DPD Partai Golkar Kota Bogor yang dipecat oleh Ketua DPD Partai Golkat Tauhid J Tagor, tiga tahun lalu. Refli dianggap melakukan tindakan indisipliner dalam pengelolaan keuangan, Refli juga waktu itu diancam akan dilaporkan kepada polisi karena tuduhan tersebut.


    "Sekarang saya memberikan klarifikasi kepada DPD Partai Golkar Kota Bogor dan Jawa Barat, bahwa saya telah mengklarifikasi tuduhan indisiploliner pengelolaan keuangan tadi," kata Refli


    Menurut Refli dirinya telah membuat laporan tertulis dalam sebuah buku laporan keuangan setebal 602 halaman dan ditujukan kepada Ketua Partai Golkar Kota Bogor, Tauhid J. Tagor. , Ia memaparkan terkait pemberitaan mengenai tuduhan penyelewengan keuangan, yang dituduhkan kepada dirinya yang disebar di berbagai media massa.


    “Untuk menganulir tuduhan penyelewengan ini, saya selaku Bendahara Partai Golkar Kota Bogor telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan tahun 2017-2018, baik penggunaan dana Bantuan Politik (Banpol) maupun penggunaan bantuan anggaran secara rinci dari anggota Fraksi Golkar DPR RI, Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat dan Fraksi Golkar DPRD Kota Bogor,” jelas Refli kepada awak media, Kamis (10/12/2020).


    “Ya sejak Oktober, November sampai Desember 2017, saya selaku Bendahara telah memberikan rekapitulasi laporan keuangan secara tertulis dan terinci kepada Ketua Golar Kota Bogor. Namun sangat disayangkan kenapa dalam revisinya Tauhid J. Tagor justru meminta saya untuk menghilangkan beberapa catatan pengeluaran keuangan, dengan alasan agar pemasukan dan pengeluaran keuangan DPD Partai Golkar Kota Bogor berimbang,” tambah Refli.


    Ia menambahkan, jika benar ia melakukan penyelewengan keuangan, kenapa tidak dilaporkan ke polisi seperti pernah diancam kepada dirinya. Sejauh ini, katanya tak pernah ada laporan terkait posisinya sebagai Bendahara Partai Golkar.


    Refli mengungkapkan, ia akan tetap berkiprah dalam politik dan meminta pihak2 lain untuk tidak mengganggunya. Apalagi mengungkit dan mempersoalkan masalah keuangan di DPD Partai Golkar. "Karena persoalan tuduhan itu sudah diklarifikasi, bahkan disampaikan pula kepada Ketua DPD Partai Golkar Jabar Bapak Ade Barkah Surahman," katanya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tekan Penularan Covid-19, Brimob Polda Jabar Gencar Sosialisasikan Protokol Kesahatan
    Tak Ingin Jadi Claster Penyebaran Covid-19, DPRD Jabar Dukung Pempov Tutup Tempat Wisata
    Wagub Jabar bersama Buruh Serukan Dukungan untuk Rakyat Palestina
    Pemprov Jabar Luncurkan Gebyar Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia
    DPRD Jabar Kecam Kekejian Israel pada Palestina
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads