Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Tinjau Kawasan Puncak saat Libur Panjang, Wagub Jabar Turut Periksa Wisatawan di Perbatasan



    Tinjau Kawasan Puncak saat Libur Panjang, Wagub Jabar Turut Periksa Wisatawan di Perbatasan
    Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum memantau titik poin pemeriksaan di Kawasan Seger Alam Puncak, Kabupaten Cianjur, Rabu (28/10/2020) (istimewa/humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Cianjur - Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum memantau titik poin pemeriksaan di Kawasan Seger Alam Puncak, Kabupaten Cianjur, Rabu (28/10/20).

    Para wisatawan yang menuju Cianjur akan diperiksa. Mereka dicek suhu. Jika bersuhu tinggi, maka akan dilakukan rapid test. Mereka yang reaktif bakal menjalani swab test.

     

    "Karena perbatasan Cianjur ini jaraknya dekat dengan Bodebek dan DKI Jakarta, serta memiliki destinasi wisata bagus, banyak wisatawan yang berkunjung ke Cianjur. Maka, kami lakukan pemeriksaan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 pada libur dan cuti," kata Uu.

     

    Pemeriksaan tersebut melibatkan anggota TNI-Polri, Satpol PP Jabar dan Kabupaten/Kota, serta Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar dan Kabupaten/Kota.

     

    Uu melaporkan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) No 850/172/Hukham kepada bupati/wali kota se-Jabar tentang upaya pencegahan penyebaran Covid-19 pada libur dan cuti bersama tahun 2020.

     

    Dalam SE tersebut, kepala daerah diimbau meningkatkan kesadaran masyarakat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi masyarakat sekitar, dan masyarakat luar daerah yang berkunjung ke kabupaten/kota di Jabar.

     

    Selain itu, Bupati dan Wali Kota se-Jabar harus memastikan destinasi wisata, tempat hiburan, tempat kuliner, pasar, stasiun, dan terminal atau bandara, menerapkan protokol kesehatan. Termasuk masyarakat, pengunjung, dan pengelola.

     

    “Intinya pelaksanaan rapid test ini adalah antisipasi libur panjang, yang kemungkinan akan terjadi peningkatan jumlah wisatawan ke Jawa barat,” ucapnya.

     

    Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Cianjur Dudi Sudradjat Abdurachim menyatakan, pengetesan secara acak dan pemeriksaan di perbatasan merupakan langkah antisipatif libur dan cuti bersama.

     

    “Itu merupakan antisipasi adanya lonjakan wisatawan serta memastikan kesehatan pengunjung yang masuk Cianjur saat libur panjang, mengingat Cianjur saat ini berstatus Zona Oranye. Kami berupaya untuk menurunkan kembali status tersebut,” kata Dudi.

     

    Salah satu wisatawan bernama Nanda mengatakan, pemeriksaan dan rapid test membuat dirinya tenang untuk melanjutkan perjalanan. Dia pun dapat memastikan tidak ada SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19 di tubuhnya.

     

    "Saya ke sini melakukan rapid test. Alhamdulillah hasilnya nonreaktif. Meskipun sehat, protokol kesehatan tetap saya lakukan. Yang paling penting memakai masker dan menjaga jarak," ucap Nanda. (*)

    Oleh: JuaraNews / jar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kasus Covid-19 Terus Menurun, BOR di Jabar Kini 2 Persen
    Asisten Stafsus Wapres Guntur Subagja Sebut 4 Hal Ini yang Bikin Media Online Menang hadapi Medsos
    Tinjau Banjir Bandang di Garut, Wagub Jabar Janji Segera PerbaikI Jembatan yang Putus
    Lahirkan Relawan Bencana yang Tangguh, Jabar Quick Response Gelar Pelatihan Water Rescue
    Pengurus AMSI Jabar Dilantik, Gelar Seminar Media Siber: Sehat Bisnisnya, Berkualitas Kontennya
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads