ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Relaksasi Tempat Hiburan, Pemkot Bandung Seleksi Ketat protokol kesehatan
    (humas kota bandung) Oded M Danial(tengah)

    Relaksasi Tempat Hiburan, Pemkot Bandung Seleksi Ketat protokol kesehatan

     

    JuaraNews, Bandung - Pemkot Bandung akan melakukan relaksasi sektor hiburan di Kota Bandung dengan seleksi protokol kesehatan secara ketat. Tempat hiburan yang dimaksud yaitu karaoke, bioskop, pub, diskotik dan bar.

     

    Syaratnya, setiap pengelola tempat hiburan mengajukan surat permohonan ke Pemkot Bandung untuk beroperasi kembali.

     

    “Jika dipandang tidak lolos oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, maka tidak akan diberi persetujuan relaksasi. Untuk spa, panti pijat belum diberikan relaksasi,” kata Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, usai Rapat Terbatas Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Jumat, 7 Agustus 2020.

     

    “Harus ada jaminan dari pengelola tempat hiburan tersebut agar tidak terbentuk klaster baru,” ujrnya.

     

    Nanti, lanjut dia,  tempat-tempat hiburan yang telah mengajukan dan diizinkan beroperasi akan diawasi Satuan Tugas Khusus dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

     

    PSBM Cidadap
    Oded menambahkan, Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) Cidadap akan diakhiri, mengingat saat ini klaster Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI Angkatan Darat sudah terkendali dan masyarakat Cidadap disiplin menjalankan PSBB.

     

    “Kami sudah melakukan koordinasi terkait perkembangan Secapa, progresnya cukup baik dan terkendali maka dari itu PSBM Cidadap sepakat diakhiri,” katanya.

     

    Berdasarkan perkembangan terbaru di Kota Bandung, Oded menyebutkan, sudah dilaksanakan rapid test terhadap 35.017 orang atau 1,41 persen dari jumlah penduduk. Kemudian pelaksanaan swab PCR sebanyak 17.375 Orang.

     

    Kendati demikian, Oded meminta warga tetap disiplin mengenakan masker. Terlebih saat ini Pemkot Bandung tengah melaksanakan penegakan operasi disiplin protokol kesehatan terutama penggunaan masker.

     

    “Kita tekankan edukasi terlebih dahulu untuk mendisiplinkan masyarakat,” katanya. (*)

    ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    DPRD Jabar Tak Ingin Ada Klaster Baru Covid-19 di Pilkada Serentak
    Tekan Kasus Positif Covid-19,  Pemprov Jabar Bentuk Tim Khusus
    Keselamatan Tenaga Kesehatan Sama Pentingnya dengan Pasien
    DPRD Jabar Rencanakan UKK Akhir Bulan Ini
    Di Masa AKB, Gubernur Minta Masyarakat Beradaptasi Penggunaan Masker
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads