Pos Indonesia
KY: Hakim Usia di Atas 50 Tahun Rentan Terpapar Covid-19
Aidul Fitriciada Azhari

KY: Hakim Usia di Atas 50 Tahun Rentan Terpapar Covid-19

JuaraNews, Bandung - Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Komisi Yudisial (KY), Aidul Fitriciada Azhari menyebut hakim berusia di atas 50 tahun rentan terkena atau terpapar Covid-19.

 

Karena itu, dalam pemilihan hakim KY sangat memperhatikan kondisi hakim dan akan berkoordinasi dengan BNPB dan Gugus Tugas Covid-19.

 

"KY sangat menyadari bahwa seleksi usia ini di atas 50 tahun tidak terlalu muda," kata Aidul saat press conference online lewat aplikasi Zoom, Jumat (10/7/2020).

 

"Dengan usia yang 50 ini sangat rentan penularan Covid. Karenanya kami berkoordinasi dengan BNPB dan gugus tugas," tambahnya.

 

Atas dasar itu, kata Aidul, pihaknya saat ini sedang mengatur teknis pemilihan hakim di tengah Covid-19. Menurutnya hal tersebut sangat penting mengingat usia calon hakim agung 50 tahun.

 

"Jadi pada intinya kita mencoba mengantisipasi penyebaran Covid tapi tidak mengurangi kualitas dari seleksi calon hakim agung," jelasnya.

 

Aidul mengungkapkan, KY sedang melakukan strategi untuk mangantisipasi penularan Covid-19 salah satunya lewat daring. Tak hanya itu, jika memungkinkan dilakukannya tatap muka, maka akan pihaknya akan menerapkan sesuai dengan protokol kesehatan.

 

"Kita melakukan antisipasi melalui beberapa strategi lewat daring. Untuk esesment kompetisi itu kemungkinan akan dilakukan dengan tatap muka. Maka akan kami atur waktunya dan menggunakan sesuai aturan protokol kesehatan," ungkapnya.

 

"Cara itu bisa meminimalisir dari potensi Covid demi keselematan untuk staf dan pendaftat hakim," tutupnya.

 

Sebelumnya, KY membuka pendaftaran calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di MA dilakukan secara online melalui situs rekrutmen.komisiyudisial.go.id mulai 10-30 Juli 2020. (*)

Oleh: ridwan / bas

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Kata Ketua DPRD Jabar Soal 7 Anggotanya Positif Covid-19
Lelang Investasi TPPAS Regional Legok Nangka Terhambat, TPA Sarimukti Masih Jadi Alternatif
DPRD Jabar, Soroti Penggunaan Dana BOS untuk Keperluan Kuota Internet Peserta Didik
Jabar Targetkan 2 Juta Pelaku UMKM Dapat Bantuan Tunai dari Pemerintah Pusat
38 Orang Positif Covid-19, Gedung DPRD Jabar akan Ditutup
Berita Terdahulu

Editorial


    Imani Center

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads