web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Wacanakan Pembentukan PT BPR Jabar, Irfan Ingin Bank Ini Lebih Kuat
    Irfan Suryanagara

    Wacanakan Pembentukan PT BPR Jabar, Irfan Ingin Bank Ini Lebih Kuat

    • Sabtu, 1 Februari 2020 | 10:28:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat, mewacanakan pembentukan PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jabar. Wacana tersebut dilontarkan Anggota DPRD Jabar Komisi III Fraksi Partai Demokrat, Ir. Irfan Suryanagara, M.Ipol., saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (28/1/2020).

     

    “Wacana pembentukan PT. BPR Jabar ini telah digodok dan akan di Perdakan, agar rencana bisa terealisasi,” ujar Legislator Partai berlambang mercy besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

     

    Nantinya, Irfan menjelaskan, dari jumlah BPR yang ada di daerah, akan dilebur menjadi satu menjadi PT. BPR Jabar.

     

    “PT. BPR Jabar ini sasarannya untuk lebih menjangkau semua masyarakat kecil menengah, dengan syarat yang mudah dan bunga rendah. Mulai dari masyarakat petani, nelayan, para pedagang kecil dan masyarakat yang memiliki dunia usaha,” jelas Ketua DPD Partai Demokrat Jabar.

     

    Menurut Irfan Suryanagara, penggabungan BPR menjadi PT. BPR Jabar ini, harus segera dilaksanakan karena sangat didambakan masyarakat kecil, dan bisa menjadi solusi untuk meminimalisir polemik menguritanya Bank Emok, yang mengatasnamakan Koperasi simpan pinjam maupun Perbankan, dengan bunga belasan hingga puluhan persen.

     

    “Penggabungan BPR ini, saya kira harus segera dilaksanakan, karena kehadiran BPR yang dapat menjangkau para nelayan dan petani, dan sekor usaha kecil menengah, tentunya akan menjadi solusi untuk mengatasi maraknya Bank Emok,” kata dia.

     

    Irfan menggambarkan, PT. BPR Jabar tingkat Provinsi ini, dengan seluruh PT. BPR Jabar yang ada di Kabupaten dan Kota, itu akan menjadi kantor cabang.

     

    “Sejumlah wilayah di Jabar, BPR milik pemda sudah mulai digabungkan seperti di Kabupaten Bandung dan Sumedang. Penggabungan ini sebagai upaya untuk memperkuat posisi BPR tersebut terutama dalam kekuatan modal kerjanya, untuk hadir ditengah masyarakat,” pungkasnya. (*)

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Sebagian Besar Stakeholders Belum Tahu Program Jabar Migran Service Center
    Dikeluhkan Bandara Sepi, Ini Tanggapan Direktur BIJB
    Lantik DPD Apdesi Jabar 2019-2024, Gubernur: Masih Ada 326 Desa Tertinggal
    Kadis Meeting Peduli Migran Ngariung di BIJB Kertajati
    Tingkatkan IPM, Pemprov Jabar Bangun 626 Lapangan Sepak Bola