free hit counter code Duo Tanggo Pimpin Top Skorer Sementara - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


  • Dewan Dorong Sosialisasi PLKA di KBB
    Dewan Dorong Sosialisasi PLKA di KBB
    • 29 Februari 2024 | 11:01:00 WIB

    KOMISI II DPRD Provinsi Jawa Barat menyebutkan Laboratorium Kimia Agro di SPBBPTP Dan Holtikultura Kabupaten Bandung Barat.

Opini


    Duo Tanggo Pimpin Top Skorer Sementara
    (net) Echeverri rayakan gol ke gawang Brasil

    Piala Dunia U-17 2023

    Duo Tanggo Pimpin Top Skorer Sementara

    • Sabtu, 25 November 2023 | 22:29:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Piala Dunia U-17 2023 Indonesia telah memasuki babak Semifinal dengan mempertemukan 4 timnas terbaik pada Selasa (28/11/2023) mendatang.


    Sejauh ini telah tercipta 159 gol, setelah hanya terjadi 9 gol di babak Perempat Final. Rekor gol terbanyak masih dipegang Inggris saat membantai Kaledonia Baru 10-0 pada fase grup. Sayangnya the Three Lion muda harus gugur di babak 16 Besar, setelah secara mengejutkan kalah 1-2 oleh wakil Asia, Uzbekistan.


    Di babak 8 Besar, Jerman lolos ke Semifinal setelah mengalahkan Spanyol 1-0. Skor terbesar diraih Argentina yang menundukkan juara bertahan Brasil dengan skor 3-0, dimana ketiga gol diborong kapten tim Tanggo, Claudio Echeverri. Hattrick tersebut sekaligus menempatkan Echeverri sebagai top skorer sementara, menyamai pencapaian rekannya, Agustin Ruberto dengan 5 gol.


    Jerman dan Argentina sendiri akan bertarung pada babak Semifinal yang akan digelar di Stadion Manahan, Solo. Sementara pada Semifinal lainnya, Prancis yang berhasil mengalahkan Uzbekistan 1-0, akan menghadapi Mali yang menang 1-0 atas Senegal.


    Echeverri dan Ruberto menjadi pemain yang paling berpotensi meraih Sepatu Emas pada Piala Dunia U-17 edisi 19 di Indonesia tersebut. Sebelum mencetak hattrick ke gawang Brasil, Echeverri mencetak 2 gol, yakni 1 gol ke gawang Venezuela pada babak 16 Besar, dan satu lagi ke gawang Jepang di fase penyisihan grup.


    Sementara Ruberto meraih pundi-pundi golnya dengan mencetak brace saat timnya membantai Venezuela 5-0. Sebelumnya, Ruberto mencetak 3 gol di fase grup ke gawang Polandia, Jepang, dan Senegal.


    Echeverri dan Ruberto sendiri unggul 2 gol dari para pesaingnya di daftar pencetak gol terbanyak. Pasalnya, 3 pemain yang mengoleksi 4 gol, timnya yang dibelanya tak lolos ke Semifina, yakni Rento Takaoka (Jepang), Kauã Elias (Brasil), dan Amirbek Saidov (Uzbekistan),

    Kendati demikian, ancaman bagi Echeverri dan Ruberto masih ada dari para pencetak 3 gol yang timnya akan berlaga di babak Semifinal. Ada 5 pemain berpotensi menyalip duo Tanggo tersebut, yakni Mamadou Doumbia, Mohamoud Barry, dan Ibrahim Diarra dari Mali, Joan Tincres (Prancis), dan Max Moerstedt (Jerman),


    Selain itu, tidak boleh dikesampingkan 7 pemain yang telah mencetak 2 gol dan timnya juga berlaga di Semifinal. Mereka adalah Eric da Silva Moreira, Bilal Yalcinkaya, dan Paris Brunner dari Jerman; Quim Junyent dan Marc Guiu dari Spanyol; serta Ibrahim Kanate (Mali) dan Santiago López (Argentina).


    Sejauh ini, rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia U-17, masih dipegang Victor Osimhen dari Nigeria dengan 10 gol pada edisi 2015 di Chile. Selain meraih sepatu emas, Osimhen juga membawa negaranya tampil sebagai juara untuk kelima kalinya. Sementara sebelumnya di edisi 18 pada 2019 di Brasil, gelar top skorer diraih pemain Belanda Sontje Hansen dengan 6 gol.

     

    Daftar Pencetak Gol

    5. Agustin Ruberto (Argentina), Claudio Echeverri (Argentina),

    4. Rento Takaoka (Jepang), Kauã Elias (Brasil),   Amirbek Saidov (Uzbekistan), 

    3. Mamadou Doumbia (Mali), Idrissa Gueye (Senegal), Rayan Rocha (Brasil), Nimfasha Berchimas (Amerika Serikat), Stephano Carrilo (Meksiko), Joan Tincres (Prancis), Michael Bermudez (Ekuador), Estevão (Brasil), Max Moerstedt (Jerman), Mohamoud Barry (Mali), Joel Ndala (Inggris), Ibrahim Diarra (Mali), 

    2. Justin Oboavwoduo (Inggris), Amara Diouf (Senegal), Leenhan Romero (Venezuela), Arkhan Kaka (Indonesia), Reiss-Alexander Russell-Denny (Inggris), Eric da Silva Moreira (Jerman), Oldemar Castillo (Panama), Amir Razzaghinia (Iran), Kim Myung-Jun (Korsel), Jack Diarra (Burkina Faso), Luighi Hanri (Brasil), Quim Junyent (Spanyol), Marc Guiu (Spanyol), Ibrahim Kanate (Mali), Bilal Yalcinkaya (Jerman), Santiago López (Argentina), Esmaeil Gholizadeh (Iran), Paris Brunner (Jerman), 

     Ayman Ennair (Maroko), Saifdine Chlaghmo (Maroko), Allen Obando (Ekuador), Tyler Obling (Inggris), Josh Acheampong (Inggris), Samuel Amo-Ameyaw (Inggris), Ethan Nweneri (Inggris), Harrison Murray-Campbell (Inggris), Finley McAllister (Inggris), Yaghoob Barajeh (Iran), Kasra Taheri (Iran), David Martinez (Venezuela), Mathis Lambourde (Prancis), Tidiam Gomis (Prancis), Noah Darvich (Jerman), Cruz Medina (Amerika Serikat), Tahiel Jimenez (Meksiko), Juan Hernandez (Spanyol), Vitor Nunes (Brasil), João 'Cunha' Victor (Brasil), Marcel ReguĊ‚a (Polandia), Valentino Acuna (Argentina), Abolfazl Zamani (Iran), Luis Ortiz (Meksiko), Alejandro Cichero (Venezuela), Nicola Profeta (Venezuela), Keyrol Figuora (Amerika Serikat), Mathis Amougou (Prancis), Adam Watson (Selandia Baru), Igor Oyono (Spanyol), Roberto Martin (Spanyol), Behruz Shukurulaev (Uzbekistan), Richard Chukwu (Kanada), Hamidou Makalou (Mali), Ousmane Thiero (Mali), Anas Alaoui (Maroko), Abdelhamid Ait Boudlal (Maroko), M Nabil Asyura (Indonesia), Elkin Ruiz (Ekuador), Mohammed Hamony (Maroko), Thiago Laplace (Argentina), Ian Subiabre (Argentina), Da Mata (Brasil), Reza Ghandipour (Iran), Robert Ramsak (Jerman), Fidel Barajas (Meksiko), Adrian Fernández de Lara (Meksiko), Bastien Meupiyou Menadjou (Prancis), Aboubacar Camara (Burkina Faso), Gaku Nawata (Jepang), Charles Herrmann (Jerman), Taha Habroune (Amerika Serikat), Ange Tia (Mali), David Vazquez (Amerika Serikat), Nassim Azaouzi (Maroko), Lazizbek Mirzayev (Uzbekistan), Ismail Bouneb (Prancis). (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Ini 8 Perempat Finalis dan Jadwal Lengkapnya
    Lawan Indonesia, Arnold: Bukan David vs Goliath
    Skenario Gagal, Timnas Wajib Curi Poin dari Jepang
    Jepang Dilanda Ketegangan jelang Hadapi Indonesia
    Indonesia Bisa Lolos ke 16 Besar sebelum Tanding

    Editorial


      Jadwal Liga



      sponsored links


      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 20 45
      2. Aston Villa 20 42
      3. Manchester City 19 40
      4. Arsenal 20 40
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Borneo FC 26 60
      2 Persib Bandung 26 45
      3 PSIS Semarang 26 43