blog counter

Hot News


Opini


    Kurang Kooperatif, LPSK Sebut Sulit Beri Perlindungan ke Istri Ferdy Sambo

    • Kamis, 11 Agustus 2022 | 12:39:00 WIB
    • 0 Komentar


    Kurang Kooperatif, LPSK Sebut Sulit Beri Perlindungan ke Istri Ferdy Sambo
    Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi bersama putrinya saat kemunculan pertama di hadapan publik usai kasus pembunuhan Brigadir J. (Foto: Istimewa)

    JAKARTA, JuaraNews - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengemukakan Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo, kurang kooperatif dalam memberikan keterangan kepada lembaganya. Ini mengakibatkan LPSK sulit memberikan perlindungan ke Putri.

    "LPSK merasa, ya memang kurang kooperatif ibu ini," kata Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo saat dihubungi di Jakarta, Rabu (10/8/2022).

    Hasto mengatakan LPSK telah dua kali bertemu langsung dengan Putri untuk melakukan asesmen dan investigasi terkait dengan kasus kematian Brigadir J. Namun, dari dua pertemuan itu, Putri tidak memberikan keterangan apa pun kepada LPSK.

    Oleh karena itu, jika Putri Candrawathi tetap tidak kooperatif, maka besar kemungkinan LPSK akan membatalkan permohonan perlindungan yang telah diajukannya beberapa waktu lalu.

    Hasto mengatakan apabila nanti permohonan perlindungan yang diajukan ditolak LPSK dan sewaktu-waktu yang bersangkutan ingin kembali mengajukan permohonan perlindungan, maka hal tersebut masih memungkinkan dilakukan.

    "Kalau misalnya suatu saat Ibu P (Putri Candrawathi) ini merasa masih memerlukan perlindungan, ya bisa ajukan lagi," ujar Hasto.

    Secara terpisah, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI meminta dukungan dari Komnas Perempuan untuk penyelidikan dan pendalaman dalam mengusut kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa istri Irjen Polisi Ferdy Sambo.
    "Kami meminta kesediaan Komnas Perempuan untuk membantu dan mendukung proses penyelidikan dalam mengungkap masalah ini," kata Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.

    Taufan menegaskan pelibatan dan dukungan dari Komnas Perempuan dalam rangka mengedepankan standar hak asasi, norma hak asasi, dan sensitivitas terhadap korban agar bisa dipenuhi.

    Oleh: Aep Ahmad Senjaya / Aep

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Rangkaian HUT Ke-58, Golkar Jabar Akan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Umroh
    Wapres: Stunting Ganggu Raihan Produktifitas Anak ketika Dewasa
    Jaksa Tuntut Indra 15 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar
    Tak Hanya Rekening Lukas Enembe, Rekening Yulce Wenda, Istri Lukas, pun Diblokir KPK
    Diperiksa Sebagai Saksi, Istri dan Anak Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads