blog counter

Layani Pemudik, 5 Posko Kesehatan dan Vaksin Penguat Disiapkan di Kabupaten Cianjur



Layani Pemudik, 5 Posko Kesehatan dan Vaksin Penguat Disiapkan di Kabupaten Cianjur
Posko Pelayanan Lampu Gentur di Kabupaten Cianjur melayani vaksinasi booster di masa mudik Lebaran. (humas pemprov jabar)

JuaraNews, Cianjur - Pemkab Cianjur menyiapkan 5 posko kesehatan di sejumlah titik keramaian di masa mudik Lebaran kali ini.

 

Posko menyediakan pula vaksin penguat atau booster.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Irvan Nurfauzy mengemukakan, posko kesehatan akan melayani masyarakat untuk pelayanan kesehatan tingkat pertama dan pemberian vaksin penguat.


Lima titik posko itu berlokasi di Sumber Alam, PCM atau sekitar bundaran Tugu Lampu Gentur, Ranca Goong, Haur Wangi, dan Cibungur perbatasan Jonggol.


"Untuk pemberian vaksin booster tersedia di 2 posko, yakni posko Lampu Gentur dan Haur Wangi," kata Irvan di sela-sela pelayanan Posko Lampu Gentur, Rabu (27/4/2022).


Irvan menjelaskan, setiap hari disediakan 100 dosis vaksin penguat di 2 posko tersebut. Masyarakat yang ingin mendapatkannya tinggal datang ke posko. "Siapa saja boleh,  tinggal menunjukan KTP saja. Yang mau silakan ke posko," tegasnya.


Menurutnya, posko buka selama 24 jam sehari mulai 25 April hingga 9 Mei 2022. Dengan pesonel tenaga kesehatan sebanyak 4 orang yang akan berjaga bergiliran dalam 3 shif per hari.


Sebagaimana di Posko Lampu Gentur telah disiapkan tenaga kesehatan yang sudah terlatih, termasuk meja screening untuk keperluan pemberian vaksin penguat.


PPKM Mikro Diberlakukan di Tujuan Mudik
Sementara itu, dalam kunjungannya ke Kabupaten Cianjur, Gubernur Jabar Ridwan Kamil melakukan pemantauan kepadatan arus lalu lintas di bunderan Tugu Lampu Gentur.


Nampak kepadatan lalu lintas di jalur tersebut karena menjadi persimpangan kendaraan yang hendak menuju Jakarta atau Bandung.


"Pemudik di Cianjur sangat banyak. Penduduk 2,6 juta, yang mudik ke Cianjur sekitar 1,2 juta," ujar Gubernur.


Selain itu, terkait datangnya ribuan pemudik,  menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Irvan Nurfauzy, di beberapa tujuan mudik diberlakukan PPKM Mikro.


"Pemantauan terhadap pemudik yang datang dilakukan ketat melalui PPKM Mikro. Kami mewajibkan jajaran Puskesmas untuk siaga 24 jam di wilayah itu, serta wajib mengaktifkan Call Center 24 jam," tutur Irvan. (*)

jn

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Bangun Optimalisasi Komunikasi DPRD Jabar Gelar Kegiatan Saba Desa
Jelang Muscab, Aceng Roni Syahbana Daftar Calon Ketua DPC Partai Demokrat Garut
Gubernur Ridwan Kamil Dukung Daud Ahmad Jadi Ketua Umum KONI Jabar
Konflik di Hutan Sudah Terjadi Sejak Terbit SK Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup
DPRD Jabar Siap Sampaikan Aspirasi Serikat Buruh Terkait Kesejahteraan Pekerja
Berita Terdahulu

Editorial


    Lebaran Fraksi PKB Jawa Barat
    Iklan Lebaran Pemkot Bandung

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads