blog counter
PT POS

Hot News


  • Kapten Tim Persib Fokus Incar Tiket Semifinal
    Kapten Tim Persib Fokus Incar Tiket Semifinal
    • 1 Juli 2022 | 00:13:00 WIB

    ACHMAD Jufriyanto siap memperjuangkan tiket Semifinal Piala Presiden 2022 dengan cara memenangi laga perempat final menghadapi PSS Sleman, Jumat (1/7/2022) malam.

JN-TAM

Opini


  • Konsekuensi Logis PPPK
    Konsekuensi Logis PPPK

    ADA dampak yang sangat signifikan dengan terbitnya surat Menteri PANRB Tjahjo Kumolo bernomor B/185/M.SM.02.03/2022.

    Polisi Berhasil Amankan Guru Pesantren Yang Setubuhi Santrinya

    • Selasa, 11 Januari 2022 | 10:14:00 WIB
    • 0 Komentar


    Polisi Berhasil Amankan Guru Pesantren Yang Setubuhi Santrinya

     

    JuaraNews, Bandung - Satuan Reserse  (Satreskrim)  Polresta Bandung Polda Jabar  berhasil mengungkap dan menangkap pelaku kasus tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

     

    Kapolresta Bandung Polda Jabar  Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan kejadian tersebut terjadi sejak tahun 2019 hingga 2021. Dimana pelaku H sekaligus pemilik salah satu pesantren telah menyetubuhi tiga santriwati di wilayah Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 

     

    "Jadi kejadiannya ini sejak 2019 sampai 2021, dimana pelaku H ini adalah pemilik pesantren yang ada di wilayah Ciparay,"kata Kusworo dalam keterangan diterima redaksi, Selasa (11/1/2022).

     

    Kombes Kusworo menambahkan, modus operandi dari pelaku H adalah dengan dalih memberikan ilmu tenaga dalam kepada tiga santriwati yang menjadi korban.

     

    "Pelaku H ini dalihnya adalah berpura - pura akan memberikan ilmu tenaga dalam, kemudian pelaku memijit para korban dan akhirnya korban disetubuhi,"ujarnya.

     

    Mendapat perlakuan tidak senonoh dari guru pendidik sekaligus pemilik pesantren ini, salah satu korban bercerita kepada orang tuanya dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Bandung Polda Jabar.

     

    "Setelah ada laporan dari para korban dan memeriksa beberapa saksi serta barang bukti mevisum para korban, tidak sampai satu minggu pelaku H berhasil kami amankan,"katanya.

     

    Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si menambahkan  bahwa dari kejadian tersebut pihak kepolisian masih belum bisa memastikan apakah korban hanya berjumlah tiga orang.

     

    "Kami terus terbuka seandainya masih ada informasi korban yang lain,"tutupnya.

     

    Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku H dijerat Pasal 81 ayat (2)Jo pasal 76 D Pasal 82 ayat (3) Jo pasal 76E UU RI NO 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPPU pengganti UU RI NO 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman paling lama hukuman 15 tahun penjara dan ditambah ⅓ dari ancaman pidana karena pelaku merupakan tenaga kependidikan. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Cegah PMK, Pemkot Bandung Terus Lakukan Vaksinasi Hewan Ternak
    Kota Bandung Juara Umum MTQ Tingkat Jabar yang ke-9 Kalinya
    Kepala Sekolah SMKN 5 Bandung Diduga Lakukan Pungli Sumbangan Bangunan Sekolah
    Pansus V Serap Substansi Perda Perlindungan Perempuan
    Cukup KTP dan NPWP, UMKM Kini Bisa Ikut Pengadaan Barang Jasa Pemerintah
    Berita Terdahulu

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads