blog counter

Hot News


Opini


    Money Politik Warnai Musprov IMI Jabar

    • Jumat, 24 Desember 2021 | 00:38:00 WIB
    • 0 Komentar


    Money Politik Warnai Musprov IMI Jabar

     

    JuaraNews, Bandung - Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) di Hotel El Royal, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (23/12/2021).




    Musprov IMI Jabar salah satu agendanya memilih Ketua Umum untuk periode 2021-2025 diikuti dua kandidat, Errie F Syauta dan Daniel Muttaqien.



    Balon Ketua IMI Jabar, Errie F Syauta mengatakan beberapa kali mengajukan interupsi kepada pimpinan sidang, agar pemilihan ketua ditunda terlebih dahulu.



    Pasalnya, Ia menemukan adanya praktik uang yang dilakukan tim sukses bakal calon (balon) Ketua IMI Jabar, Daniel Muttaqien kepada pemegang hak suara penuh musprov IMI Jabar.



    "Pada tanggal 23 Desember 2021 telah terjadi pelanggan yang sangat fatal mengenai politik uang di Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jabar tahun 2021," ujar, di Bandung, Kamis (23/12/2021).



    Ia mengaku telah mengumpulkan bukti politik uang tersebut dan telah diberikan kepada steering committee Musprov IMI Jabar 2021. Akan tetapi, pihak steering committee tidak menggubris bahkan tetap melanjutkan persidangan.



    Errie menyebut seharusnya balon Ketua IMI Jabar periode 2021-2025, Daniel Muttaqien didiskualifikasi atau mengundurkan diri.



    Harapan tersebut sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) Musprov IMI Jabar Nomor 069/KEP-IMI/JUKLAK-MUSPROV/V/2021 Bab III Pasal 11 ayat 4 butir 4.3 mengenai persyaratan sebagai balon Ketua IMI Jabar terkait politik uang yang telah ditandatangani oleh balon Ketua IMI Jabar.



    Atas dasar hal itu, dirinya meminta tim penjaringan dan steering committee Musprov IMI Jabar melakukan diskualifikasi terhadap balon Ketua IMI Jabar, Daniel Muttaqien.



    Kemudian, menindaklanjuti laporan tersebut dan dengan tegas mengambil tindakan sesuai dengan yang berlaku dalam Juklak Musprov IMI 2021-2022. Sehingga, ketegakkan aturan, sportivitas, dan kewibawaan organisasi tetap terjaga.



    "Sesuai dengan Juklak Musprov yang telah ditandatangani oleh Ketua IMI, Bambang Soesatyo. Calon atau tim sukses yang melakukan hal tersebut (politik uang) akan didiskualifikasi atau mengundurkan diri," lanjutnya.

     

    Sementara itu, peserta Musprov IMI Jabar dari Klub Cakra Sport Protect, Wildan Mukhlisin mengaku telah mendapatkan arahan dan petunjuk dari Pengurus Pusat IMI agar permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan secara keorganisasian.

     

    "Setelah tidak sikap dan tidak ada respon, kami akan berpikir untuk langkah berikutnya. Apakah perlu melakukan pelaporan terkait dengan gugatan di pengadilan. Atau kami melakukan tindakan pelaporan (ke polisi) karena telah terbukti adanya politik uang atau penyuapan, berarti adanya tindakan pidana," tambah Wildan.

     

    Kendati begitu, saat ini pihaknya masih menunggu respon baik dari steering committee. Ia juga berharap permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan secara keorganisasian dan tidak melebar ke mana-mana.

     

    "Yang kami minta adalah keadilan dan sportivitas dalam Musprov IMI Jabar 2021," ucapnya.

     

    "Ini (politik uang) terbukti dengan sangat kuat karena sudah ditanyakan kepada Klub Motor Parat yang mengakui sudah menerima dan kecewa kenapa bukti transfer itu bisa tersebar ke umum," sambungnya.

     

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Klub Motor Parat, Roshad menuturkan, secara organisasi meminta maaf kepada semua pihak atas kejadian tersebut. Bahkan, Parat pun merasa terhina dan kecawa atas politik uang yang terjadi dalam Musprov IMI Jabar.

     

    "Kami datang ke sini ikut andil untuk menyukseskan Musprov IMI Jabar. Dan siapa pun yang terpilih sebagai Ketua, kami sangat mendukung," tutur Roshad.

     

    Namun begitu, ia meminta kepada pihak terkait untuk mengusut tuntas dugaan politik uang kepada peserta lainnya. Sebab, Parat tidak ingin dijadikan kambing hitam dalam penyelenggaraan Musprov IMI Jabar 2021.

     

    "Kalau memang ini (politik uang) ke yang lain, tolong dibuktikan lagi. Jangan hanya kami lah. Kami sangat kecewa dan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan," kata Roshad.

     

    Berdasarkan data yang dihimpun, Ketum IMI Pusat, Bambang Soesatyo mengapresiasi terpilihnya Daniel Mutaqien sebagai Ketua IMI Jabar periode 2021-2025.

     

    Menurutnya, pergantian kepemimpinan dalam sebuah organisasi merupakan keniscayaan, sebagai bagian dari siklus tumbuh kembang organisasi yang sehat, dan menjadi tradisi yang akan terus berulang secara periodik.

     

    Bambang menyebut terpilihnya Daniel secara aklamasi dengan menjunjung tinggi musyawarah untuk mufakat, menunjukan semangat gotong royong dari berbagai klub pemilik suara.

     

    "Suksesi juga harus diimbangi dengan merangkul berbagai kalangan, sehingga tidak ada yang merasa ditinggalkan. Karena dalam membesarkan organisasi, butuh gotong royong dari semua pihak," kata Bamsoet saapan akrabnya.

     

    Untuk diketahui, politik uang yang dilakukan oleh tim sukses Daniel Muttaqien dilakukan pada tanggal 15 Desember 2021 pukul 21.30 kepada Klub Motor Parat dengan berita surat dukungan (surduk) Parat. Adapun jumlah uang yang diterima Parat yaitu sebesar Rp 5 juta. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Fraksi-fraksi di DPRD Jabar Tanggapi Pertanggungjawaban APBD 2021
    Pemprov Jabar Dorong Pertumbuhan Eksportir Milenial
    Dudung Abdurachman Dinilai Cocok Gantikan Jenderal TNI Andika Perkasa
    Jabar Gencarkan Penanaman Pohon Mangrove di Pesisir Pantai Utara
    Kata Gebernur Jabar, Soal Beli Minyak Goreng Lewat AplikasiPeduli Lindungi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads