Hot News


Opini


    Kejar Target 500.000 per Hari, Pemprov Jabar Gelar Gebyar Vaksinasi

    • Selasa, 24 Agustus 2021 | 21:14:00 WIB
    • 0 Komentar


    Kejar Target 500.000 per Hari, Pemprov Jabar Gelar Gebyar Vaksinasi
    Wakil Ketua Divisi Vaksinasi Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bandung – Provinsi Jabar menargetkan kekebalan komunal (herd immunity) Desember 2021. Untuk itu, Pemprov Jabar menggelar Gebyar Vaksinasi Covid -19 yang rencananya dilaksanakan 28 Agustus 2021.

     

    Menurut Wakil Ketua Divisi Vaksinasi Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil, untuk mencapai kekebalan komunal diperlukan keberhasilan pemberian vaksinasi kepada minimal 37,9 juta warga Jabar.

     

    "Untuk mencapai target tersebut maka per hari harus memvaksin 500 ribuan warga Jabar," ujar Atalia dalam Jabar Punya Informasi (Japri) bertema Gebyar Vaksinasi Covid -19 Jabar di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (24/8/2021).

     

    Untuk sukses gebyar vaksinasi butuh kolaborasi dengan stakeholders mulai dari TNI, Polri, perguruan tinggi, swasta, komunitas, sampai masyarakat. "Kami buka sebesar-besarnya untuk organisasi dan mitra di Jabar dalam pelaksanaan tanggal 28 Agustus nanti. Karena keterbatasan, maka kolaborasi semua pihak menjadi hal utama, " tegasnya.

     

    Atalia mengajak tokoh agama dan masyarakat ikut menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar mau divaksin. Tidak dipungkiri cukup banyak masyarakat yang menolak untuk divaksin karena berbagai alasan. "Tokoh agama dan tokoh masyarakat akan membantu untuk menyampaikan sosialisasi pentingnya vaksin," kata Atalia.

     

    Atalia menyatakan, garda terdepan dalam menghadapi Covid -19 adalah diri sendiri.  "Garda terdepan menghadapi Covid -19 itu diri kita sendiri. Sejauh mana kita bisa meningkatkan imunitas dan menjaga protokol kesehatan," kata Atalia.

     

    Menurut Atalia, vaksinasi menjadi salah satu upaya untuk memperkuat imun tubuh dari Covid -19. Akselerasi vaksinasi Covid -19 dapat mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity yang merupakan syarat mengendalikan pandemi Covid -19.

     

    "Oleh karena itu, Jawa Barat terus mengejar jumlah vaksinasi warganya yang harus mencapai kurang lebih 37 juta orang lebih hingga akhir tahun 2021, sehingga tercapai herd immunity," ucapnya.

     

    Ketua Devisi Percepatan Vaksinasi Dedi Supandi mengatakan kemampuan Jabar dalam vaksinasi semakin membaik. Pada Juli, rata-rata kecepatan vaksinasi 69.000 per hari. Pada Agustus meningkat pesat 164.000 per harinya.

     

    "Kami terus mengejar target vaksinasi hingga 400 ribuan per hari agar Desember dapat mencapai herd immunity," tegas Dedi.

     

    Khusus untuk 28 Agustus nanti, menurutnya target vaksinasi sebanyak 461.000 orang sudah tercapai.  Saat ini menurutnya, sudah terdaftar hingga 548.906 orang. Jumlahnya masih akan terus bertambah dan diperkirakan mencapai 600.000 orang.

     

    "Mereka terdaftar di faskes, sentra vaksin, sekolah, pesantren hingga mal. Sangat antusias untuk ikut," jelasnya.

     

    Ketua Harian Satgas Covid-19 Jabar Dewi Sartika menambahkan untuk gebyar vaksinasi akan menggunakan semua jenis vaksin yang sudah tersedia. "Hingga saat ini, Jabar sudah menerima 16,3 juta vaksin, di mana 83 persen sudah digunakan. Kami harap pasokan vaksin dari pemerintah pusat diperbanyak untuk Jabar," tegas Dewi Sartika.

     

    Idealnya menurut Dewi, Jabar mendapatkan pasokan vaksin sebanyak 15 juta dosis per bulan atau 3,5 juta per minggu. Namun sampai saat ini hanya mendapatkan pasokan 1 juta dosis per minggu. "Masih belum proporsional dengan jumlah warga Jabar untuk mencapai kekebalan kelompok," tuturnya. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gubernur Jabar: Masuk Dunia Digital, Banyak UMKM tak Siap Lonjakan Permintaan Pasar
    Komisi I DPRD Jabar Minta KPU Daerah Samakan Persepsi Terkait Piplres 2024
    Gebyar Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek 2021 Wujudkan Program Link and Super Match
    Danseskoad Meninjau KKL Studi Wilayah Pertahanan Pasis Dikreg LXI Seskoad
    Demokrat: Bukti yang diberikan Moeldoko di Pengadilan Tidak Nyambung!
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads