blog counter

Hot News


Opini


  • Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam
    Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam

    KEMENAG mengajak generasi milenial pegiat fesyen untuk ambil bagian menghidupkan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 pada 20–22 Oktober 2022 mendatang.

    Legislatif: PPKM Darurat, Pemerintah Jangan Mengesampingkan Kebutuhan Pangan Masyarakat



    Legislatif: PPKM Darurat, Pemerintah Jangan Mengesampingkan Kebutuhan Pangan Masyarakat
    Anggota DPRD Jabar Fraksi Demokrat Zulkifli Chaniago Dokumentasi pribadi

    JuaraNews, Bandung - Anggota DPRD Jawa Barat Zulkifli Chaniago meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperhatikan kebutuhan pangan di tengah kebijakan penerapan PPKM Darurat.

     

    Pasalnya, saat ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan pangan lantaran aktivitas yang dibatasi oleh pemerintah.

     

    "Dalam pelaksanaan PPKM Darurat seperti ini kehidupan menjadi semakin sulit, namun kita harus sepakati kebijakan yang diambil pimpinan daerah," katanya kepada JuaraNews, Selasa (13/7/2021).

     

    Kendati demikian, lanjut Zulkifli, dalam mengambil setiap kebijakan harus melalui prosedur yang telah ditentukan.

     

    Ia mengingatkan, jangan sampai mengambil kebijakan yang mengundang kontroversi.

     

    "Kalau menyangkut kebijakan harus ada prosedur, kita sepakat jika ada kebijakan tapi jangan sampai menimbulkan kontroversi," ucapnya.

     

    Selain itu, Zulkifli juga meminta pemerintah agar tidak berfokus pada penanganan penyakitnya saja, namun kebutuhan dan ketahanan pangan juga harus diperhatikan.

     

    "Ada hal-hal lain yang tidak boleh dikesampingkan, yakni ketahanan pangan," ujarnya.

     

    "Pemerintah daerah juga jangan sampai mengesampingkan masalah kesehatan dan pangan yang harus teratasi dan terawasi dengan baik," tegasnya.

     

    Menurutnya, masalah pangan tidak kalah penting dan harus diperhatikan. Pasalnya, penanganan pandemi harus betul-betul total dan tidak boleh sepotong-potong karena berkaitan dengan berbagai masalah lain.

     

    "Jadi ambil kebijakan yang betul-betul pas, dan jangan sampai muncul masalah baru," tuturnya.

     

    Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat mengambil kebijakan untuk menunda 11 proyek infrastruktur dengan anggaran Rp140 miliar demi memprioritaskan penanganan COVID-19.

    Jumlah tersebut akan dialihkan untuk subsidi gratis berupa obat-obatan pasien isolasi mandiri (Isoman) warga yang terkena COVID-19. (*)

    Oleh: satria negara / stn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Yosa Octora Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada Pengajar Taman Kanak Al-Qur'an di Kuningan
    Masih Ada Siaran Intoleransi, Yosa Ovtora Dukung KPID Samakan Persepsi Melalui FGD
    Buky Wibawa Bangga Lirik Lagu di Film Kabayan Milenial Mengandung Nilai Pancasila
    Selain Underpass Sriwijaya, Buky Dukung Pembangunan Underpass Lainnya di Kota Cimahi
    Buky Minta Pemerintah Perbanyak Program Pembangunan yang Mengutamakan Pemberdayaan Masyarakat
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads