Hot News


Opini


    Legislatif: PPKM Darurat, Pemerintah Jangan Mengesampingkan Kebutuhan Pangan Masyarakat



    Legislatif: PPKM Darurat, Pemerintah Jangan Mengesampingkan Kebutuhan Pangan Masyarakat
    Anggota DPRD Jabar Fraksi Demokrat Zulkifli Chaniago Dokumentasi pribadi

    JuaraNews, Bandung - Anggota DPRD Jawa Barat Zulkifli Chaniago meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperhatikan kebutuhan pangan di tengah kebijakan penerapan PPKM Darurat.

     

    Pasalnya, saat ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan pangan lantaran aktivitas yang dibatasi oleh pemerintah.

     

    "Dalam pelaksanaan PPKM Darurat seperti ini kehidupan menjadi semakin sulit, namun kita harus sepakati kebijakan yang diambil pimpinan daerah," katanya kepada JuaraNews, Selasa (13/7/2021).

     

    Kendati demikian, lanjut Zulkifli, dalam mengambil setiap kebijakan harus melalui prosedur yang telah ditentukan.

     

    Ia mengingatkan, jangan sampai mengambil kebijakan yang mengundang kontroversi.

     

    "Kalau menyangkut kebijakan harus ada prosedur, kita sepakat jika ada kebijakan tapi jangan sampai menimbulkan kontroversi," ucapnya.

     

    Selain itu, Zulkifli juga meminta pemerintah agar tidak berfokus pada penanganan penyakitnya saja, namun kebutuhan dan ketahanan pangan juga harus diperhatikan.

     

    "Ada hal-hal lain yang tidak boleh dikesampingkan, yakni ketahanan pangan," ujarnya.

     

    "Pemerintah daerah juga jangan sampai mengesampingkan masalah kesehatan dan pangan yang harus teratasi dan terawasi dengan baik," tegasnya.

     

    Menurutnya, masalah pangan tidak kalah penting dan harus diperhatikan. Pasalnya, penanganan pandemi harus betul-betul total dan tidak boleh sepotong-potong karena berkaitan dengan berbagai masalah lain.

     

    "Jadi ambil kebijakan yang betul-betul pas, dan jangan sampai muncul masalah baru," tuturnya.

     

    Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat mengambil kebijakan untuk menunda 11 proyek infrastruktur dengan anggaran Rp140 miliar demi memprioritaskan penanganan COVID-19.

    Jumlah tersebut akan dialihkan untuk subsidi gratis berupa obat-obatan pasien isolasi mandiri (Isoman) warga yang terkena COVID-19. (*)

    Oleh: satria negara / stn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sugianto Nangolah Sambut Baik Pembahasan Rapat Paripurna Terkait Perda Desa Wisata
    PPKM Diperpanjang, Sugianto Nangolah Minta Masyarakat Patuh
    Sugianto Nangolah: Perpanjangan PPKM Untuk Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19
    Sugianto Nangolah Minta Masyarakat Tak Sebarkan Berita Hoaks Vaksinasi Covid-19
    PPKM Darurat, SBH: Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijaga
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads