blog counter
PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


  • Konsekuensi Logis PPPK
    Konsekuensi Logis PPPK

    ADA dampak yang sangat signifikan dengan terbitnya surat Menteri PANRB Tjahjo Kumolo bernomor B/185/M.SM.02.03/2022.

    212 Pegawai RSHS Terpapar Covid-19



    212 Pegawai RSHS Terpapar Covid-19

     

    JuaraNews, Bandung - Sebanyak 212 Pegawai Kesehatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terpapar virus Covid-19.


    Plh. Direktur Pelayanan Medik, Perawatan dan Penunjang RSHS dr. Yana Akhmad Supriatna Sp.PD-KP mengatakan Pegawai Kesehatan tersebut terdiri dari 171 orang nakes dan 41 orang non-nakes.


    "Dari angka tersebut, 14 orang menjalani perawatan selebihnya yang tanpa gejala melakukan isoman di rumah masing-masing," katanya, Selasa (22/6/2021).


    Yana mengatakan pihaknya saat sedang melakukan tracing setiap orang yang melakukan kontak dengan nakes positif Covid-19.


    "Kami tengah melakukan tracing pada orang yang kontak erat dengan nakes yang terpapar covid-19 tersebut," sambungnya.


    Menurut dr. Yana angka tersebut melonjak signifikan jika dibandingkan dengan bulan Mei lalu yang hanya menyerang 61 orang pegawai RSHS. Meningkatnya angka kasus positif covid diyakini memberi beban fisik dan psikologis bagi para pegawai kesehatan.


    "Demikian karena kasus semakin meningkat dalam beberapa hari memberi beban pada para nakes kami dalam hal fisik dan psikologis," ungkap dr. Yana.


    Dengan banyaknya para pegawai rumah sakit yang terpapar, membuat RSHS butuh tambahan tenaga dalam memberikan layanan pada masyarakat. Pihaknya pun saat ini tengah melakukan tambahan anggota bantuan yang didapat dari seleksi relawan secara internal ataupun bantuan dari pemerintah.


    "Para nakes yang terpapar itu tidak bisa melakukan pekerjaannya karena musti isoman. Hingga saat ini sudah ada tambahan 25 perawat yang direkrut oleh RSHS. Semoga dalam waktu dekat kami mendapat bantuan relawan perawat tambahan," pintanya.


    Kendati banyak pegawai yang terpapar,pihak RSHS akan tetap siaga dalam memberikan pelayanan kesehatan pada publik. Namun, dikatakan Yana, akan ada beberapa perubahan kebijakan didalamnya.


    "Kita mulai melakukan kebijakan seperti dulu awal-awal dimana wabah pandemi. Melakukan pembatasan seperti misalnya untuk operasi elektif demikian juga kita lakukan di gawat darurat, lebih mengintensifkan lagi screening covid. Jadi jangan sampai yang covid terus masuk ke jalur yang non covid. kemudian pembatasan penunggu, hanya satu penunggu per pasien," tuturnya.


    Disamping itu, dr. Yana juga mengupdate tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di RSHS. Saat ini BOR pada ruangan ICU sudah mencapai angka 91 persen dari 48 jumlah tempat tidur. Sedangkan BOR ruangan isolasi non-ICU berada pada 89,6 persen dari 183 jumlah ruangan. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Cegah PMK, Pemkot Bandung Terus Lakukan Vaksinasi Hewan Ternak
    Kota Bandung Juara Umum MTQ Tingkat Jabar yang ke-9 Kalinya
    Kepala Sekolah SMKN 5 Bandung Diduga Lakukan Pungli Sumbangan Bangunan Sekolah
    Pansus V Serap Substansi Perda Perlindungan Perempuan
    Cukup KTP dan NPWP, UMKM Kini Bisa Ikut Pengadaan Barang Jasa Pemerintah
    Berita Terdahulu

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads