Vaksinasi Nakes di Jabar Ditargetkan Selesai Akhir Februari



Vaksinasi Nakes di Jabar Ditargetkan Selesai Akhir Februari
Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum saat Meninjau Pelaksanaan Vaksinisasi di Sabuga, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu (3/2/2021) (Abdul Basir)

JuaraNews, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melaksanakan vaksinisasi covid-19 secara masal terhadap tenaga kesehatan di 27 Kota/Kabupaten.


Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan dengan dilaksanakan Vaksinasi hari ini, maka untuk tahap pertama vakisinasi tenaga kesehatan ditargetkan selesai sekitar dua atau tiga minggu mendatang.


Setelah Tenaga Kesahatan, selanjutnya, kata Uu pihaknya akan melakukan vaksinisasi terhadap masyarakat umum. "Sehingga dalam 1 tahun 80 persen atau sekitar 3,3 juta masyarakat jabar akan selesai di Vaksin," katan Uu usai meninjau pelaksanaan vaksinisasi masal di Sabuga, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu (3/2/2021).


Lebih lanjut, Uu mengatakan pelaksanaan vaksinisasi covid-19 di Jawa Barat menjadi salah satu model yang digunakan pemerintah pusat untuk wilayah lain. Lantaran dilaksanakan secara serentak sehingga diharapkan dapat memutus mata rantai Covid-19 di Jabar.


"Hari ini Jabar jadi salah satu model Pemerintah pusat dalam rangka pelaksanaan Vaksin Covid-19," ungkapnya.


Sementara itu, Ditempat yang sama Pelaksana Tugas Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu berharap vaksinasi massal dan pelaksanaan di daerah lain bisa menjangkau hingga 10.000 orang dalam satu hari.


"Ini polanya akan kita sampaikan ke Pak Menkes dan Presiden, ini pola yang sangat baik, kenapa ini harus dilakukan, karena kita mau ngejar minimal 70 persen penduduk harus mendapat kekebalan kelompok," ucap dia.


"Kalau menggunakan faskes bisa satu tahun bahkan dua tahun, oleh karena itu kami menyampaikan Pak Menteri bahwa Provinsi Jabar merupakan contoh pertama vaksinasi serentak menggerakan seluruh kabupaten dan kota. Semoga ini bisa memberi manfaat kepada provinsi lainnya," pungkasnya. (*).

bas

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
DPD Partai Demokrat Jabar Sebut KLB Sumut Sebuah Perampokan
Datangi Kemenkumham, AHY Sampaikan Penolakan KLB Sumut
Perda Penyelenggaraan Pondok Pesantren, Legislator Minta Pergubnya Segera Dikeluarkan
Siapkan Gedung Besar untuk Lokasi Vaksinasi, Ridwan Kamil: Target 6 Juta Penduduk Jabar Divaksin
Sarbumisi Jawa Barat Kecam Aksi Kekerasan Terhadap Buruh di PT Taekwang
Berita Terdahulu

Editorial


    Pos Indonesia kanan

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads