Hot News


JN-TAM

Inspirasi


    Pemkot Bandung akan Tutup Bioskop yang Melanggar Protokol Kesehatan

    Pemkot Bandung akan Tutup Bioskop yang Melanggar Protokol Kesehatan

    • Selasa, 13 Oktober 2020 | 15:30:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung  - Wali Kota Bandung, Oded. M Danial akan menutup kembali operasional bioskop jika pengelola tidak mentaati protokol kesehatan. Terlebih jika ternyata pembukaan bioskop menimbulkan kasus baru.

     

    "Pembukaan bioskop memang berisiko, itu pasti. Tapi kita akan evasluasi per dua pekan," kata Oded, Selasa, (13/10/2020).

     

    Dia mengakui, banyak permohonan relaksasi dari komunitas pengusaha hiburan, terutama perfilman. Karena itu, Pemkot Bandung telah melakukan simulasi sebelum memberikan izin beroperasi kembali.

     

    Selain itu, Pemkot Bandung juga memberikan catatan tertentu kepada setiap pemohon relaksasi.

     

    "Bioskop tetap dilakukan percobaan untuk relaksasi dengan catatan dan aturan yang sangat ketat, seperti melakukan simulasi terlebih dahulu. Setelah simulasi, ada berbagai aturan yang harus mereka tandatangani dan ditaati, seperti standar protokol kesehatan yang sangat ketat dan segala macamnya," katanya.

     

    Jika bioskop tersebut tidak menaati aturan, maka Pemkot Bandung berhak menutup langsung karena pelanggaran yang dilakukan.

     

    "Apabila ada yang tidak taat aturan akan ditutup langsung," tegas Oded.

     

    Dia menambahkan setelah bioskop dibuka pun, Pemkot Bandung akan menunggu hasil evaluasi 14 hari kemudian. Kalau pembukaan bioskop dinilai sangat riskan, maka akan ditutup kembali.

     

    "Kita tunggu saja nanti. Kalau dirasa memang betul sangat riskan, kita bisa tutup lagi. Tapi kalau tidak ya kita tetap izinkan buka. Kita lihat fakta di lapangan," ucapnya.

     

    Pada kesempatan berbeda, Kepalad Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Rita Verita Sri Hasniarty mengimbau kepada masyarakat yang ingin mencari hiburan dengan menonton film di bioskop untuk memahami kondisi diri terlebih dahulu. Jika kurang sehat atau tidak fit, lebih baik mengurungkan niatnya utuk menonton film di bioskop. Pasalnya, ruangan bioskop tertutup dan berpendingin ruangan (AC).

     

    "Tentunya warga tahu, apakah ini aman atau tidak? Minimal kan 2 jam berada di ruangan itu (tertutup dan ber-AC)," kata Ritam Selasa (13/10/2020).

     

    Rita mengakui, ruangan tertutup memang cukup riskan di saat pandemi Covid-19 ini. Karena di masa pandemi Covid-19, kegiatan ruang terbuka lebih disarankan.

     

    Karena itu, butuh penerapan protokol kesehatan secara ketat jika berkegiatan di dalam ruangan. 

     

    "Kalau kondisi ruangan bioskop memang sebenarnya agak riskan, karena tidak ada udara yang terbuka. Tetapi dengan pertimbangan menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan bisa dijaga dengan baik untuk masyarakat menonton ini dianggap bisa dilaksanakan," papar Rita.

     

    "Kalau dari kesehatan betul-betul harus dijaga dengan ketat protokol kesehatannya," imbuhnya.

     

    Menurut Rita, salah satu meningkatkan imun, yakni hidup bahagia. Kebahagiaan bisa dicari apa saja, terpenting positif.

     

    "Bahagia bisa dicari dari apa saja. Mungkin bisa berpikir positif, olahraga, saling tukar pikiran lalu menimbulkan pemikiran yang baik. Itu bisa," pungkasnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Masyarakat Diimbau Waspada Ancaman Tanggul Jebol saat Musim Hujan
    Masyarakat Diminta Tetap Menerapkan Protokol Kesehatan saat Libur Panjang
    Pemkot Bandung Fokus Percepatan Intervensi Stunting
    Pemkot Bandung Mulai Proses Pembangunan Rumah Deret Tamansari
    Antisipasi Bajir, Pemkot Bandung Bangunan Dua Kolam Retensi Baru
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads