ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Rencana Gunakan Sirekap di Pilkada, Ketua KPU: Jika Ini Berhasil Bisa Digunakan Untuk Pemilu 2024

    Rencana Gunakan Sirekap di Pilkada, Ketua KPU: Jika Ini Berhasil Bisa Digunakan Untuk Pemilu 2024

    • Kamis, 10 September 2020 | 07:54:00 WIB
    • 0 Komentar

     

    JuaraNews, Bandung -  Ketua KPU RI Arief Budiman menngatakan,  pemilu serentak tahun ini harus dilaksanakan dengan efektif dan efisien. Menurutnya mobile aplikasi Sirekap sebagai harapan terbaik dalam Pilkada 2020.  

     

    "Pemilu itu harus dilaksanakan secara efektif dan efisien dengan digunakannya Sirekap ini. Kalau ini kemudian disepakati atau ditetapkan, diatur dalam regulasi bahwa dia bisa dijadikan sebagai sumber penetapan hasil pemilu, Sirekap itu punya cita-cita besar membuat pemilu 2024 seperti yang saya harapkan di Pilkada 2020 ini, diharapkan juga oleh masyarakat Indonesia, "  kata Arief saat mengisi Acara Ujicoba Simulasi Informasi Rekapitulasi (Sirekap) di Kabupaten Bandung,  Rabu (9/9/2020).

     

    Menurutnya seandainya mobile aplikasi Sirekap itu dijadikan sebagai patokan dalam rekapitulasi pemilu. Itu akan menjadi perubahan yang luar biasa. Pemilunya bisa selesai dalam waktu cepat, hemat dan konflik bisa segera diselesaikan. Momentum itu Pilkada 2020, sebelum menuju Pemilu 2024.

     

    "Jadi data Sirekap ditetapkan sebagai sumber penetapan hasil pemilu, maka ini akan menjadi perubahan luar biasa dalam sistem pemilu kita, tidak perlu lama lagi kalau pemilu nasional itu 35 hari, kalau pemilihan gubernur maksimal 14 hari, kalau pemilihan bupati/walikota itu maksimal 7-10 hari, " terangnya.

     

    Dia melanjutkan, dari dulu Indonesia pemilunya manual sampai hari ini.  Semua  proses dilakukan secara manual termasuk rekapitulasinya. Berdasarkan data hasil perhitungan manual, rekap manual di kecamatan, di kabupaten, di provinsi, lalu di tetapkan secara nasional.

     

    "Itu kalau pemilu nasional, maka kalau ini berhasil akan menjadi titik awal proses penyelenggaraan pemilu yang berubah, Jadi data penetapan hasil resminya  berdasarkan manual, hal itu akan menggunakan sumber data digital (Sirekap) hasil penetapannya, " tutupnya. (alv)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    11,6 Juta Penduduk Jabar Terdata Sebagai DPS di Pilkada Serentak
    Gubernur Minta KPU Tindak Tegas Paslon Pelanggar Protokol Kesehatan
    Relawan Bedas Ajak Masyarakat Kabupaten Bandung Lakukan Perubahan
    Gelar Pilkada di Masa Pandemi,  Bupati Bandung Harapkan  Patuhi Protokol Kesehatan
    Arief Budiman : Transparansi Sebagai Kunci Sukses Dalam Pilkada
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads