ultah bandung

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


    Emil Optimistis Metode Jamu Organik Biogro Bikin Ketahanan Pangan Jabar Makin Kuat
    (istimewa/humas pemprov jabar) Ridwan Kamil saat panen raya di Cimahi

    Emil Optimistis Metode Jamu Organik Biogro Bikin Ketahanan Pangan Jabar Makin Kuat

    • Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:36:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Cimahi - Gubernur Jabar Ridwan Kamil meninjau panen raya padi hasil metode jamu organik Biogro atau jamu penyubur tanaman di Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, Kamis (27/8/2020).

     

    Emil mengatakan, metode jamu organik Biogro dapat meningkatkan hasil panen hingga 2 kali lipat. Dia pun optimistis dengan metode jamu organik Biogro ketahanan pangan Jabar semakin kuat.

     

    “Kami di Jabar berhasil meningkatkan 2 kali lipat kapasitas pangan yang tadinya 1 hektare, 5-6 ton sekarang bisa 10-11 ton,” kata Emil.

     

    Metode jamu organik Biogro, kata Kang Emil, membuat proses pembibitan petani sedikit berubah, terutama dalam hal perendaman bibit. Sebelumnya, bibit hanya direndam dalam hitungan jam. Jika menggunakan metode jamu organik Biogro, bibit harus direndam selama 3 hari 3 malam.

     

    “Beras dari hasil jamu organik ini tidak terlalu lengket dan tidak terlalu manis, dan lebih bagus. Bulir-bulirnya pun lebih besar serta lebih bersih dengan kadar kesehatannya lebih tinggi karena kadar gulanya rendah,” ucap Emil.

     

    “Butir-butir per titik yang biasanya hanya dua tiga butir sekarang bisa menjadi lima sehingga hasilnya pun naik dua kali lipat dengan kualitas yang kadar gulanya turun dan baik untuk kesehatan. Tentunya ini akan membuat petani lebih sejahtera," imbuhnya.

     

    Kang Emil mengatakan, dengan peningkatan hasil panen, ketahanan pangan Jabar akan aman, khususnya di tengah pandemi Covid-19.

     

    “Jabar akan menjadi provinsi yang surplus berasnya dua kali lipat dari yang sekarang, serta memberikan ketenangan terhadap ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

     

    Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna berharap luas lahan sawah yang menggunakan metode jamu organik Biogro bertambah.

     

    “Mudah-mudahan melalui metode jamu organik Biogro ini bisa terus ditingkatkan. Saat ini, bibitnya pun sudah diberikan secara gratis hampir ke 35 hektare lahan pesawahan yang ada di kota Cimahi,” ucap Ajay.

     

    Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Jabar Dadan Hidayat menyatakan, metode jamu organik Biogro dapat menjadi salah satu solusi Jabar untuk menjaga ketahanan pangan.

     

    “Alhamdulillah hari ini kita bisa menyaksikan panen raya dengan menggunakan metode jamu organik Biogro, memang pertanian kedepan akan menggunakan teknologi,” kata Dadan.

     

    Pencipta metode jamu organik Biogro Sooriya Murthy mengatakan, dengan metode tersebut, hasil panen akan meningkat hingga dua kali lipat.

     

    “Kita udah coba implementasikan hasil tanaman padi di Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, yang tadinya sekitar 5,2 ton meningkat jadi sekitar 10,45 ton,” ucapnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / jar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Oded Pastikan Sistem Buka Tutup Jalan Tak Ganggu Ekonomi di Kota Bandung
    Wali Kota: Covid-19 di Kota Bandung Masih Terkendali
    Temukan Kasus Covid-19 di 30 Kecamatan, Oded: Kota Bandung Zona Oranye
    Gubernur Tinjau Kesiapan Fasyankes Covid -19 di RSKIA Kota Bandung
    BKPP Bandung akan Atur Ulang Jadwal Seleksi CPNS Bagi Peserta Terpapar Covid-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads