Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    RSHS Bandung Berlakukan PKBM Di Masa AKB



    RSHS Bandung Berlakukan PKBM Di Masa AKB
    M. Kamaruzzaman (Foto: Rid/JuaraNews)

    JuaraNews, Bandung - Dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,  RSHS Bandung memberlakukan Pembatasan Kegiatan Berskala Mikro (PKBM) di seluruh wilayah RSHS, terutama di area strategis seperti Poliklinik Rawat Jalan, Rawat Inap, Bedah Sentral, dan lain-lain.

     

    PKBM tersebut akan dilaksanakan saat penerapan masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di wiilayah Jawa Barat (3/8/2020) mendatang.


    Dengan begitu, Poliklinik Rawat Jalan RSHS hanya menerima pasien yang telah daftar secara online, Pasien klinik eksekutif; kontrol post rawat inap, serta pasien klinik khusus (Hemodialisa, Radioterapi, Kemoterapi Asnawati, Metadon Hemofilia, Thalassemia, TB Dots, TB MDR, Nuklir, Jiwa dan yang terjadwat SWAB).


    "RSHS tidak melayani pendaftaran rawat jalan secara onsite. Hal ini diharapkan dapat membatasi pengunjung dari kerumunan yang dapat menghambat pelaksanaan phisical distancing," kata Direktur Perencanaan, Organisasi dan Umum, M. Kamaruzzaman dalam keterangannya Kamis (30/7/2020).


    Dikatkanya, Pembatasan pengunjung di Instalasi Rawat Inap juga tetap diberlakukan. Penunggu pasien hanya dibolehkan 1 orang dan jam besuk ditiadakan untuk sementara.


    "Jumlah pasien Covid-19 semakin meningkat secara nasional maupun provisi Jawa Barat. Oleh karena itu PKBM ini merupakan upaya kita bersama untuk mencegah penularan. Kami harap masyarakat dapat memahaminya karena ini demi keamanan dan kebaikan kita bersama," ucapnya.


    Zaman juga menghimbau kepada seluruh pengunjung RSHS agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam masa AKB, diantaranya selalu menggunakan masker, jaga jarak minimal 1,5 meter dan selalu menjaga kebersihan tangan.


    "Masalah Covid-19 adalah masalah kita semua, setiap anggota masyarakat memiliki peran masing-masing dalam upaya menekan bahkan menghentikan angka pertumbuhan kasus Covid-19 di Indonesia. Dengan kerja sama seluruh lapisan masyarakat, semoga Indonesia akan segera bangkit dan pandemi ini berakhir di bumi pertiwi," tutupnya. (*)

    Oleh: ridwan / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    DPRD Jabar Kecam Kekejian Israel Pada Palestina
    Serikat Buruh Jabar Mengutuk Keras Kekerasan Israel terhadap Palestina
    Lantik Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, Ridwan Kamil Minta Cianjur Selatan Jangan Dianaktirikan
    Hari Ini Turun ke Jalan, Sarbumusi Jabar Dorong Terjadinya Gencatan Senjata di Palestina
    DPRD Jabar Minta Pemprov dan Pemda Segera Selesaikan Permasalahan Tipping Fee TPPAS Legok Nangka
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads