Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Ridwan Kamil Minta Cianjur Tingkatkan Pengetesan PCR   
    (humas jabar) Ridwan Kamil bersama Herman Suherman

    Ridwan Kamil Minta Cianjur Tingkatkan Pengetesan PCR  

    JuaraNews, Cianjur - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, meminta kepada Gugus Tugas COVID-19 Kabupatan. Cianjur untuk meningkatkan pengetesan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR).

     

    Jika merujuk standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kata Ridwan Kamil, Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Cianjur harus mengetes 10.ribu sampel dengan metode PCR. Saat ini, Kabupaten Cianjur baru mengetes sekitar 3 ribu sampel.

     

    "Saya apresiasi Cianjur masuk zona resiko rendah (kuning), bagaimana menjaga agar bertahan atau kasus tidak bertambah, kuncinya adalah testing," kata Kang Emil dalam Rapat Evaluasi dan Monitoring bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-9 Kabupaten Cianjuar di Pendopo Bupati Cianjur, Jumat (24/7/20).

     

    Berdasarkan kajian epidemilogi, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Cianjur didominasi oleh kasus impor (imported case). Maka itu, ia mengatakan, pengetesan masif perlu dilakukan di pintu-pintu masuk Kabupaten Cianjur dan destinasi wisata.

     

    "Tes yang didahulukan adalah pendatang karena hasil analisis ilmiah kami, kasus datang dari orang luar Jabar atau imported case. Maka, kalau Cianjur mau aman, harus melakukan test masif kepada pendatang. Saya yakin tiap akhir pekan banyak yang datang ke lokasi wisata Cianjur," ucapnya.

     

    Dalam rapat tersebut, ia menyatakan, pihaknya menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Sebab, kesehatan dan keselamatan peserta didik menjadi prioritas. Ia pun meminta Kabupaten Cianjur untuk mulai membuat level kewaspadaan tingkat kecamatan.

     

    "Syaratnya siapkan protokol di sekolah, jangan hanya masker. Tapi pakai pelindung muka juga karena virus bisa masuk lewat mata. Kapasitas kelas harus dikurangi minimal setengahnya," katanya.

     

    Terkait pelaksanaan Iduladha, ia merekomendasikan pembagian daging kurban kepada mustahik dilakukan secara door to door. Tujuannya menghindari potensi munculnya kerumunan. Karang Taruna dan PKK Kabupaten  Cianjur dapat terlibat dalam proses pembagian daging kurban.

     

    "Jual beli hewan kurban kalau bisa online, pakai besek dan jangan paksakan semua memotong di hari H karena sesuai syariat juga bisa hingga H+3 Iduladha," ucapnya.

     

    Ketua Gugus Tugas  Covid-19 Kabupaten, Herman Suherman, mengatakan, banyak kepala sekolah di daerah ini menyampaikan aspirasi agar pembelajaran tatap muka dilakukan. Namun, katanya, pembelajaran tatap muka harus dikaji dengan komprehensif, sebab, kesehatan dan keselamatan peserta didik tetap jadi prioritas.

     

    "Saya harus kaji dulu karena anak-anak harus betul-betul aman. Apalagi, SMA/SMK kewenangannya di pemerintah provinsi," katanya.(*)

    ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Presiden Jokowi Saksikan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Produk Bio Farma
    Gerakan Bermasker di  Masyarakat, Kolaborasi Multi Pihak Kunci Pencegahan   
    Penularan Ditekan hingga 90.  Butuh Dukungan Kolektif Kampanye Penggunaan Masker
    Curhat ke Jokowi Soal Penerima Bansos,Ridwan Kamil: Saya Sedih, Rakyat Jabar Tangannya Dibawah
    Joki Coklit Kembali Berulah, Kini PPDP Pilkada Serentak 2020 Jadi Sasaran
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads