Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Ridwan Kamil Rancang Monumen Soekarno di Aljazair, Begini Ceritanya   

    Ridwan Kamil Rancang Monumen Soekarno di Aljazair, Begini Ceritanya  

    JuaraNews, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, menceritakan perancangan dan pembangunan Monumen Soekarno di Aljir, Aljazair. Ia sendiri menginisiasi dan merancang monumen yang didirikan untuk menghormati Soekarno tersebut.

     

    Awalnya ia berdiskusi dengan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Aljazair Safira Machrusah soal inisiasi penghormatan kepada Soekarno di Aljazair. Hal tersebut karena Aljazair sangat menghormati dan menghargai jasa Soekarno di negaranya.

     

    Setelah berdiskusi, Kang Emil berkunjung ke Aljazair untuk menemui Gubernur Aljir. Dalam kunjungan tersebut, ia mendapat persetujuan Gubernur Aljir untuk membangun Monomen Soekarno.

     

    “Aljazair punya kemiripan rasa hormat ke Bung Karno, bahkan lebih (dari negara lain). Sehingga dalam diskusi awal-awal disampaikan bagaimana kalau kita membuat inisiatif yang sama di Aljazair. Tapi jangan hanya nama jalan seperti di Mesir, melainkan sebuah monumen,” katanya, dalam Dialog Sejarah Historia.Id bertajuk Bung Karno Berdiri di Aljazair, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (16/6/20) malam.

     

    “Saya bilang, kalau Pak Gubernur (Aljir) mengizinkan, bolehkah bapak proklamasi kami yang menginspirasi Asia Afrika, bapak sediakan sebuah tempat, nanti semuanya saya urus, dan langsung disetujui,” imbuhnya.

     

    Gubernur Aljir menyediakan lahan yang berada di pusat kota untuk dibangun Monumen Soekarno. Monumen didesain setengah lingkaran berbentuk bulan sabit dengan lima lingkaran. Kemudian, di tengahnya, berdiri patung Soekarno yang menghadap ke dua sisi.

     

    “Ada bulan sabit sebagai lambang Aljazair, ada lima lingkaran sebagai simbol Pancasila, simbol falsafahnya orang Indonesia. Dan di tengahnya itulah sosok Bung Karno kita bangun,” ujarnya. 

     

    Untuk membangun bangunnya, Kang Ia berkolaborasi dengan seniman Dolorosa Sinaga. Gaya seni teranyarnya, kata Kang Emil, dinilai sangat tepat karena menunjukkan tampilan yang sama di kedua sisi, sehingga patung Bung Karno akan tampak sedang menyapa pengguna jalan dari kedua arah.

     

    “Setelah itu saya menghubungi Ibu Dolo, untuk merancang bentuk patungnya. Saya pikir gaya seni Ibu Dolo yang baru, dua dimensi tapi tiga dimensi, dari depan sama dari belakang sama. Dengan pilihan ibu Dolo ini menurut saya itu pilihan yang paling jenius. Inilah yang menjadi (desain) final,” katanya.

     

    di mengatakan, Monumen Soekarno sudah selesai dibangun. Terdapat sejumlah hambatan selama pembangunan. Salah satunya adalah biaya. Hambatan tersebut dapat diselesaikan setelah PT Pertamina mendanai penuh pembangunan monumen.

     

    “Dengan izin Allah SWT, akhirnya berdirilah patung Bung Karno dengan posisi yang sangat heroik, dengan teknik seni yang juga baru dan secara urban ini jenius karena tampak depan dan belakang tetap menyapa, biaya pembangunannya disponsori penuh Pertamina, dikerjakan oleh kontraktor orang-orang indonesia di Afrika, dan difasilitasi luar biasa perjuangan ini oleh ibu Dubes,” ucapnya.

     

    “Ini cerita kalau kita kompak dan peduli, semua yang sulit pun berhasil,” katanya.

     

    Dubes Indonesia untuk Aljazair, Safira Machrusah, mengatakan, bagi Aljazair, peristiwa Konferensi Asia Afrika dan Soekarno berkontribusi besar terhadap revolusi Aljazair di tingkat internasional. Menurut ia, hal tersebut disampaikan langsung oleh mantan Presiden Aljazair, Abdelaziz Bouteflika melalui interview diplomat Aljazair Lakhdar Brahimi.

     

    “Disampaikan dalam wawancara eksklusif yang dilakukan oleh Lakhdar Brahimi ketika diinterview, beliau mendengar bahwa mantan presiden Bouteflika itu menyampaikan bahwa KAA ini seperti revolusi Aljazair di tingkat internasional,” kata Safira.

     

    “Tokoh KAA yang berada disini Bung Karno itu memang memberikan kontribusi yang luar biasa dan diapresiasinya sangat luar biasa oleh Aljazair,” ujar dia.

     

    Monumen Soekarno di Alzajair sendiri akan diresmikan pada tanggal 18 Juli 2020.(*)

     

     

    Oleh: JuaraNews / ayi

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kembangakan SDM, Sang Legislator Buka Perguruan Kickboxing dan Muay Thai   
    Berat Badan Turun Drastis, Daniar PiIih Muay Thai untuk Olahraga Kebugaran
    Pakar Epidemiologi: Tren Peningkatan Sudah Diprediksi
    500 Orang Ikut Swab Test di Balai Kota, di Antaranya Warga Sekitar Kawasan Secapa AD
    Dokter Reisa: Penanganan Korban Kekerasan Selama Pandemi Harus Lebih Cermat
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads