Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Formasi Minta Pemprov Tak Selenggarakan Kirab Budaya di Cirebon

    • Senin, 3 Februari 2020 | 19:00:00 WIB
    • 0 Komentar


    Formasi Minta Pemprov Tak Selenggarakan Kirab Budaya di Cirebon
    Audiensi Formasi dengan pemerintah Jawa Barat Abdul Basir

    JuaraNews, Bandung- Forum Ormas Islam Siaga Ummat (Formasi) meminta kegiatan Kirab Budaya dan Lintas Agama Provinsi Jawa Barat yang rencananya akan digelar di Cirebon pada 1 September 2020 mendatang tidak diselenggarakan.

     

    Koordinator Formasi, Iwan mengatakan rencana kegiatan tersebut berpotenis mengandung kesyirikan. Karena banyak menampilkan parade dari berbagai agama yang dikhawatirkan dapat mencampuri aqidah umat Islam.

     

    "Kami khawatir ini akan menjadi campurnya aqidah, bahwa acara-acara seperti inilah justru yang akan menghancurkan sendi-sendi aqidah umat Islam," kata Iwan saat beraudiensi dengan Pemprov Jabar di Ruang Papandayan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (3/2/2020).

     

    Karena itu, lanjutnya, pihaknya memohon kepada Wakil Gubernur Jabar untuk membatalkan Kirab Budaya tersebut. Iwan menjelaskan, umat Islam tidak anti budaya, hanya saja dalam kegiatan itu ada parade agama yang ditakutkan dapat merusak aqidah umat Islam.

     

    "Kami tidak anti budaya, kami ini orangnya berbudaya, kami tidak anti budaya tapi kami ingin berusaha menjadi orang yang bersih aqidahnya," jelasnya.

     

    Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispudpar) Jabar Dedi Taufik menyampaikan bahwa dalam acara Kirab Budaya di Cirebon, pihaknya hanya memfasilitasi rangkaian ulang  tahun Cirebon yang jatuh pada 1 Muharam yang bertepatan pada 1 September 2020.

     

    Selain itu, Dedi menyebut, pihaknya belum mengetahui secara rinci kegiatan tersebut. Karena itu, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

     

    "Infomasi yang tadi apakah isinya tentang apa? setahu saya di Cirebon isinya biasa saja, festifal budaya dari masing-masing kecamatan tidak kepada pendekatan keagamaan, lebih mengakat budaya lokal," ujar Dedi.

     

    Menanggapi tuntutan audiensi Formasi tersebut, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum menyatakan bahwa akan mengkaji lebih dalam terkait kegiatan Kirab Budaya di Cirebon.

     

    "Nanti kita akan rapatkan lagi, Insya Allah secepatnya hasilnya akan kami beritahu," tutupnya. (*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ridwan Kamil Luncurkan Desa Digital Parakan Binaan bank bjb di Karawang
    Kasus Covid-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka di Jabar Terancam Ditunda
    Wagub Jabar Uu Ruzhanul: Pancasila Adalah Anugerah
    Pentingnya Praktik Lapangan di Diklat Juru Ledak Kelas I
    Termasuk Sekda, Para Pejabat Gedung Sate Terpapar Covid-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads