free hit counter code Boy Rafli Amar: BNPT Koordinasi dengan Kominfo Awasi Konten Radikal di Medsos - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter
Boy Rafli Amar: BNPT Koordinasi dengan Kominfo Awasi Konten Radikal di Medsos

Boy Rafli Amar: BNPT Koordinasi dengan Kominfo Awasi Konten Radikal di Medsos

  • Jumat, 14 Januari 2022 | 15:31:00 WIB
  • 0 Komentar

 

JuaraNews, Bandung -   Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Boy Rafli Amar mengatakan BNPT terus berkoordinasi dengan kementerian komunikasi dan informatika (Kominfo) untuk menutup akun medsos yang menyebarkan paham radikalisme.

 

Hal itu dikarenakan, penyebaran paham radikalisme dan terorisme di medsos semakin banyak seiring berkembangnya arus informasi. 

 

"Penutupan akun medsos yang sifatnya radikalisme, terorisme dilakukan. kita berkoordinasi dengan kominfo itu secara berkesinambungan dan terus dilaksanakan," kata Boy, Jum'at (14/1/2022).

 

Selain, melakukan pengawasan dan menutup akun, katanya, BPNT juga menempuh jalur hukum apabila kedapatan menyebar luaskan konten propaganda yang dapat memecahkan belah bangsa Indonesia lewat media sosial.



"Menempuh jalur hukum, karena dunia maya sudah diatur oleh hukum. UU no 11 tahun 20216. Ini perlu kita galakan, terlebih dahulu edukasi, agar masyarakat lebih tertib di dunia Maya," tandasnya.

 

Sebagaimana diketahui, BNPT telah menghapus ratusan situs dan akun yang berisi konten propaganda yang berpotensi menyebarkan paham radikal sepanjang tahun 2021.

 

Secara rinci, ada 600 situs/akun berpotensi radikal yang telah dihapus. Dari akun/situs tersebut, terdapat 650 konten propaganda, di mana 409 di antaranya merupakan konten umum yang berisi informasi serangan, 147 konten anti NKRI, 85 konten anti Pancasila, 7 konten intoleran dan 2 konten takfiri. (*)

bas

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Agus Mulyana Optimistis Timnas Menang Lawan Korsel
SAH! Prabowo-Gibran Presiden & Wapres 2024-2029
Bey Ingin Sumedang Kembali Jadi Paradijs van Java
Bonus Demografi Sumber Daya Pembangunan Produktif
Target Angka Penurunan Stunting  Masih Jauh

Editorial



    sponsored links