blog counter
PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


    Selain Bantu Pemilihan Ekonomi di Masa Pandemi, Yana: TNI juga Intens Cegah Radikalisme



    Selain Bantu Pemilihan Ekonomi di Masa Pandemi, Yana: TNI juga Intens Cegah Radikalisme

     

    JuaraNews, Bandung - Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan TNI berkontribusi dalam proses pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Tak hanya itu, Yana menyebut TNI juga berperan besar mencegah radikalisme.

     

    "Keluarga besar TNI itu bisa membantu proses pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 lewat optimalisasi UMKM," katanya pada kegiatan Komsos (komunikasi sosial) dengan keluarga besar TNI Tingkat Pusat tahun 2022, di Kodam lll Siliwangi secara virual, Jalan Aceh, Selasa (31/5/2022).

     

    Yana yang juga sebagai keluarga TNI, yakin para prajurit mampu mendorong UMKM dalam pemulihan ekonomi. 

     

    Di samping itu, ia yakin, TNI bisa mencegah radikalisme lewat sosialisasi kepada masyarakat di setiap wilayah. 

     

    "Radikalisme itu mungkin karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat terutama di daerah perbatasan atau pinggiran," katanya. 

     

    Sementara itu, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen Agus Subiyanto berharap, kebersamaan terus mengarah kepada persatuan dan kesatuan perlu ditingkatkan. 

     

    "Bahwa bangsa Indonesia masa akan datang terus menghadapi persoalan tantangan ancam keutuhan negara. Contohnya ancaman radikalisme yang memecah belah persatuan negara," katanya. 

     

    "Menjaga kebhinekaan persatuan bangsa. Maka momentum ini saya ajak untuk senantiasa memberikan contoh dan teladan organisasi khususnya menjaga Pancasila dan NKRI," katanya. 

     

    Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menerangkan, pemulihan masa ekonomi nasional didukung oleh UMKM sektor digital.

     

    Menurutnya, UMKM merupakan pahlawan ekonomi karena mampu memberikan lapangan pekerjaan dengan transformasi yang luar biasa. 

     

    "UMKM tampil sebagai pahlawan ekonomi. Sejak pandemi itu berkahnya UMKM mengalami proses transformasi luar biasa. UMKM yang go online dari 8 juta menjadi 19 juta atau 130 persen. Ini luar biasa, sebelumnya 10 tahun lalu hanya 8 juta," bebernya. 

     

    "Tahun 2024 kita targetkan 30 juga UMKM go online, masuk ke market placenya," imbuh Teten. (*)

     

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    BKKBN Dorong KB Pascapersalinan Guna Tekan Prevalensi Stunting
    Pemkot Bandung Permudah Pengurusan HKI Bagi Pelaku UMKM
    Dedi Supandi: Pengawasan PPDB Jabar Tahap 2 Lebih Ketat
    Cegah PMK, Pemkot Bandung Terus Lakukan Vaksinasi Hewan Ternak
    Kota Bandung Juara Umum MTQ Tingkat Jabar yang ke-9 Kalinya
    Berita Terdahulu
    Iklan BKKBN

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads