free hit counter code Ini Kesiapan RSHS Bandung Antisipasi Lonjakan Omicron - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


  • Target Angka Penurunan Stunting  Masih Jauh
    Target Angka Penurunan Stunting Masih Jauh
    • 22 April 2024 | 17:41:00 WIB

    TARGET prevalansi stunting masih jauh dari angka yang ditetapkan. Kementerian kesehatan menetapkan targat prevalansi stunting pada 2024 sebesar 14 persen.

Opini


    Ini Kesiapan RSHS Bandung Antisipasi Lonjakan Omicron

    Ini Kesiapan RSHS Bandung Antisipasi Lonjakan Omicron

    • Jumat, 14 Januari 2022 | 10:53:00 WIB
    • 0 Komentar

     

    JuaraNews, Bandung - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung terus melakukan antisipasi apalagi terdapat lonjak kasus COVID-19 varian Omicron.

     

    Direktur Perencanaan, Organisasi dan Umum RSHS, drg. Muhammad Kamaruzzaman mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan kamar terpisah untuk pasien suspek COVID-19 varian Omicron dengan pasien COVID-19 sebelumnya. 



    "Penanganan secara terpisah supaya kita bisa melacak mentracing pasien ini dengan mempertimbangkan apabila ada kecurigaan yang sangat tinggi atau probably case pada varian ini walaupun setelah dideteksi nanti pcr-nya negatif tapi tetap kita punya suspek ini kita lakukan pemisahan," kata Muhammad Kamaruzzaman, Jum'at (14/1/2022).

     

    Kendati, demikian, Muhammad Kamaruzzaman menyebut,hingga Kamis 13 Januari 2022, pihaknya belum menerima adanya pasien Covid-19 varian Omicron.

     

    "Alhamdulillah per tanggal 13 Januari 2022 ini rshs Bandung belum menerima pasien dengan suspek varian Omicron," katanya.

     

    Menurutnya, jika pun ada untuk penanganan nanti secara umum tidak ada penanganan spesifik yang berbeda varian Omicron dan Covid-19.

     

    “Karena memang untuk mereka yang sudah divaksin itu tidak ada gejala adapun ringan sehingga kita tetap bersyukur akan hal ini. Kita tetap harus menjaga prokes pakai masker jaga jarak dan menjauhi kerumunan,” jelasnya.

     

    Dia menambahkan, RSHS mempunyai strategi khusus untuk menangani lonjakan suspek COVID-19 varian Omicron. "Kita mengetatkan kembali screening, meminta kepada penanggung jawab wilayah untuk meng-screening di pintu-pintu masuk terutama pada mereka yang beriwayat bepergian ke luar negeri," katanya

     

    Selain itu, langkah antisipasi ini dimulai dengan meminta kepada para pemerintah daerah di Jabar untuk meningkatkan tes screening di pintu-pintu masuk, terutama kepada mereka yang memiliki riwayat bepergian ke luar negeri ke daerah yang terduga Omicron berasal.

     

    “Memohon kepada Pemda dan petugas terkait untuk melakukan pengetatan, supaya Jabar tidak kemasukan Omicron ini,” tandasnya. (*)

    bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Suara PKS Meningkat Optimis Menang di Pemilukada
    Kepala Desa Cimekar Bakal Digugat
    Sukses Cetak Para Wirausaha Muda Dalam Pelatihan
    Sekda Herman Janji Berantas Pungli Al Jabbar
    Mulai Jaring Calon Kepala Daerah di Pemilukada

    Editorial


      Info Kota


        Inspirasi