blog counter

Hot News


Opini


    Vaksinasi Booster bagi Lansia di Kota Bogor Dimulai

    • Kamis, 13 Januari 2022 | 16:02:00 WIB
    • 0 Komentar


    Vaksinasi Booster bagi Lansia di Kota Bogor Dimulai
    Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau pelaksanaan vaksin booster atau tahap tiga bagi lansia, di Puskesmas Semplak, Kota Bogor, Kamis (13/1/2022). (humas pemprov jabar)

    JuaraNews, Bogor  - Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum meninjau pelaksanaan vaksin booster atau Tahap 3 bagi lansia di Puskesmas Semplak, Kota Bogor, Kamis (13/1/2022).

     

    "Hari ini saya memantau vaksin yang ketiga, atau booster di Kota Bogor, alhamdulillah masyarakat senang banyak yang datang dengan kesadaran tanpa ada iming - iming, tanpa ada hadiah, tanpa ada paksaan," ujar Uu Ruzhanul Ulum.

     

    Atas antusiasme masyarakat, khususnya para lansia yang hadir untuk divaksin, Pak Uu menghaturkan apresiasi karena dengan kesadaran tersebut menjadi bentuk kerja sama dengan pemerintah dalam mewujudkan kekebalan kelompok.

     

    Sehingga, mata rantai penularan Covid-19 dapat segera tercapai. "Vaksin adalah ikhtiar kita untuk memutus mata rantai Covid-19 di Jawa Barat. Mari kita vaksin untuk kebaikan dan kemaslahatan kita semua," katanya.

     

    Menurut Wagub, Pemprov Jabar telah mempersiapkan matang vaksinasi booster ini. Mulai dari sarana prasarana, struktur, infrastruktur, hingga suprastruktur. Sehingga dirinya yakin tidak akan ditemui kendala yang berarti dalam pelaksanaan vaksinasi tahap tiga kali ini.

     

    Ia kemudian mengajak agar masyarakat yang belum divaksin untuk segera mengikuti vaksinasi tahap ketiga, terutama bagi lansia. Bagi keluarga yang punya orang tua diharapkan dengan sukarela untuk mengantarnya ke sarana vaksinasi.

     

    "Kami sudah melaksanakan dari tahap pertama, mungkin saat pertama masih banyak kendala permasalahan dan kekurangan, saat kedua disempurnakan, ketiga semoga lebih baik dan tidak ada kendala berarti," harap Uu.

     

    "Saya mengajak seluruh masyarakat untuk segera divaksin karena gratis. Vaksin ini bukan hanya untuk kesehatan diri sendiri, tapi untuk kesehatan kita semua. Masyarakat yang punya ortu 'sok' dianter," sambungnya.

     

    Tak hanya itu, Uu pun mengajak pengusaha transportasi umum baik online ataupun offline untuk mendukung program vaksinasi ini. Misalnya dengan program pengantaran bagi lansia ke tempat vaksinasi, ataupun membantu dengan inovasi lainnya.

     

    "Kepada pengusaha transportasi bisa membantu masyarakat yang ada untuk divaksin. (Misalnya) bos - bosnya menggratiskan yang mau divaksin diantar ke tempat vaksin," kata dia.

     

    Diketahui, vaksin penguat atau booster ini bisa diberikan kepada lansia tanpa melihat kriteria cakupan vaksinasi suatu daerah. Hanya saja, calon penerima diharuskan sudah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap lebih dari enam bulan sebelumnya. (*)

    jn

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Anggota DPRD Jabar Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Judi Online dan Togel
    Tinjau Komponen Biaya Haji, Rombongan Komisi VIII DPR Berangkat ke Arab Saudi
    Sebulan Terakhir, WHO Laporkan Kematian Akibat Covid Naik 20 Persen
    Status Darurat Kesehatan Belum Dicabut, WHO Sebut Covid-19 Masih Jadi Ancaman
    Megawati Usul Inggit Garnasih Jadi Pahlawan Nasional, Ridwan Kamil: Kita Proses
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads