Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Virus Varian Omicron tak Bisa Terdeteksi Antigen, Masyarakat Diminta Waspada

    • Senin, 20 Desember 2021 | 22:24:00 WIB
    • 0 Komentar


    Virus Varian Omicron tak  Bisa Terdeteksi Antigen, Masyarakat Diminta Waspada

    JuaraNews, Bandung - Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Jawa Barat drg. Emma Rahmawati mengatakan, masyarakat harus mewaspadai virus Covid-19 varian Omicron. Virus varian baru ini tak bisa terdeteksi oleh swab antigen sehingga masyarakat perlu lebih ketat lagi dalam menjalankan kesehatan.

     

    "Saat ini virus Covid-19 tak terdeteksi oleh swab antigen. Namun menurut ciri-cirinya penularannya lebih cepat karena tak terdeteksi antigen tersebut," kata Emma di Bandung, Sabtu (18/12/2021).

     

    Ia menjelaskan, virus varian baru ini hanya bisa terdeteksi oleh tes PCR. Namun, secara umum Ema memberikan penjelasan jika ada gejala flu, tenggorokan gatal, badan pegal-pegal, dan yang lainnya segara diperiksa ke dokter. Terlebih lagi bagi pelaku perjalanan luar negeri atau PPLN. "Bagi PPLN sepulang dari luar negeri yang ada gejala itu, diharapkan segera periksa dan dicurigai sebagai virus varian baru," kata Emma.

     

    Emma mengatakan, pihaknya terus mendeteksi virus varian baru ini melalui sampel-sampel yang diambil dari PPLN yang terjadi sejak Nopember 2021. Sejak bulan tersebut, katanya, sudah lebih dari 1300 sampel diambil untuk mendeteksi virus baru masuk ke Jawa Barat.

     

    Emma menambahkan, virus Covid-19 varian omicron ini penyebarannya lebih cepat dibandingkan varian virus lainnya. Untuk itu Ema meminta masyarakat mewaspadainya sehingga tak pernah lepas dari protokol kesehatan.
    Ema menambahkan, virus omicron pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan telah menyebar ke Australia dan Singapura. Terakhir ada satu kasus di Indonesia namun masih dipelajari, termasuk tracing dan testingnya.

     

    "Mudah-mudahan bisa diatasi dan tak menyebar ke yang lainnya," kata Ema. (*)

    Oleh: ude gunadi / ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    IKA Muda Unpad Dukung Ridwan Kamil Jabat Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara
    Gubernur Ridwan Kamil Pertimbangkan Bangun Kampung Inggris di Jabar
    Kena Sanksi dari PDIP lalu Minta Maaf, Arteria Dahlan Dilaporkan ke Polisi
    Dorong Melek Digital, Atalia Minta Ibu-ibu Jangan Curahkan Kekesalan di Media Sosial
    Kesbangpol Jabar Fokus Cegah Penyebaran Paham NII di Garut
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads