Editorial


    Hot News


    Opini


    • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
      Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

      TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

      Gubernur Ridwan Kamil Dinobatkan sebagai Tokoh Standardisasi Nasional 2021

      • Kamis, 9 Desember 2021 | 18:50:00 WIB
      • 0 Komentar


      Gubernur Ridwan Kamil Dinobatkan sebagai Tokoh Standardisasi Nasional 2021
      Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat dinobatkan sebagai Tokoh Standardisasi Nasional Tahun 2021 oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Gedung BPPT I, Jakarta, Kamis (9/12/2021). (humas pemprov jabar)

      JuaraNews, Jakara - Gubernur Jabar Ridwan Kamil dinobatkan sebagai Tokoh Standardisasi Nasional Tahun 2021 oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) di Gedung BPPT I, Jakarta, Kamis (9/12/2021).

       

      Penghargaan tersebut diberikan BSN karena Kang Emil dinilai berperan besar dalam menyuarakan pentingnya standardisasi dan mengembangkan Standar Nasional Indonesia (SNI).

       

      "Kita memahami bahwa apresiasi ini datang dari perubahan-perubahan yang terakselerasi terkait produk-produk yang beredar di Jawa Barat. Sejak kepemimpinan saya, produk di Jawa Barat terus didorong untuk memiliki SNI yang sangat baik," kata Emil.

       

      Emil menuturkan, pihaknya saat ini tengah mengampanyekan beli produk UMKM sebagai bela negara di tengah pandemi Covid-19. Oleh karena itu, ia mendorong pelaku usaha untuk konsisten meningkatkan kualitas produknya.

       

      "Sekarang kami geser kebijakannya yaitu ke UMKM. Karena produknya banyak sekali, pergerakan ekonominya itu hampir 90 persen, sehingga jika beli online atau ke pasar, harus ada jaminan produk-produk yang beredar di masyarakat itu yang berkualitas," ucap Emil.

       

      "Apalagi di luar negeri, selain standar SNI, itu sudah naik kelas juga ke Standar Industri Hijau. Dua ini akan menjadi standar dunia," imbuhnya.

       

      Standar Industri Hijau (SIH) merupakan industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan, sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup, serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

       

      "Kami di Jawa Barat bersemangat, SNI dan Standar Industri Hijau ini akan menjadi norma baru yang menjadi sebuah kewajiban, keharusan, dan budaya berproduksi di Jawa Barat," kata Kang Emil.

       

      Sementara itu, Kepala BSN Kukuh S Achmad mengatakan, dukungan Gubernu Emil terhadap standardisasi dan SNI, terutama di wilayah Jabar, sangat besar. Salah satunya, kehadiran Kantor Layanan Teknis (KLT) BSN di Bandung pada 26 Februari 2020.

       

      “Adanya KLT menjadi pemacu kami untuk mendukung visi misi Bapak Gubernur, mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi, melalui kegiatan standardisasi dan penilaian kesesuaian,” kata Kukuh.

       

      “Melalui KLT untuk wilayah Jawa Barat, BSN bersama Pemprov Jawa Barat telah melakukan pembinaan penerapan SNI kepada 181 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dengan 22 UMKM telah meraih sertifikat SNI,” tambahnya. (*)

      jn

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Jabar Provinsi Terinovatif 2021
      Ridwan Kamil Dinobatkan sebagai Tokoh Jawara Digital
      Gubernur Ridwan Kamil Dinobatkan sebagai Tokoh Standardisasi Nasional 2021
      Gubernur Ridwan Kamil Raih Penghargaan Inovasi ICMI Iptek Award
      Jabar Provinsi Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional Terbaik Tahun 2021
      Berita Terdahulu

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      PARLEMENTARIA