Netty Prasetiyani Minta Pemprov Jabar Cepat Atasi Isu Klaster Covid-19 Dalam PTM Terbatas

  • Jumat, 24 September 2021 | 18:32:00 WIB
  • 0 Komentar


Netty Prasetiyani Minta Pemprov Jabar Cepat Atasi Isu Klaster Covid-19 Dalam PTM Terbatas
Netty Prasetiyani bersama Sekda Jabar, Setiawan Wangsaatmaja bas

JuaraNews, Bandung - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani meminta Pemprov Jabar merespons dan bertindak cepat terkait isu klaster Covid-19 dalam pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.


Menurutnya, berdasarkan laman Kementerian Pendidikan Kebudayaan Ristek dan Teknologi (Kemendikbudristek) hingga 23 September 2021 pukul 16.00 WIB, sebanyak 1.152 PTK dan 2.478 peserta didik yang positif Covid-19 terdiri dari 4,6 persen tingkat SLTA, 1,8 persen PAUD, 2 Persen SD.


"Tentu ini harus direspons dengan cepat oleh pemerintah daerah termasuk satgas dalam konteks melakukan testing dan tracking," ujar Netty saat kunjungan kerja Komisi IX DPR RI ke Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jum'at (24/9/2021).


Dia mengatakan, selain menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) pada PTM terbatas, percepatan vaksinasi Covid-19 pada anak usia sekolah juga perlu dimasifkan kembali oleh pemerintah daerah.

 

"Tentu yang harus dilakukan sasaran vakisinasi pada anak sekolah usia 12-17 tahun," ucapnya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengatakan satgas Covid-19 Jabar belum mendapatkan laporan terkait dengan kasus klaster Covid-19 selama PTM terbatas.


Akan tetapi, Sekda menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti adanya kasus tersebut. Hal itu guna meminimalisasi penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.


"Salah satunya kita sesegera mungkin akan melakukan vaksinasi di usai 12 tahun. Kalau guru-guru sudah karena menjadi prioritas tetapi anak-anak atau siswa-siswnya saya setuju ini juga perlu diperhatikan," tandasnya.


Sekda menambahkan, vakisinasi Covid-19 di Jawa Barat ditargetkan selesai pada akhirnya tahun 2021 dengan jumlah sasaran 37 juta jiwa. Menurutnya hingga saat baru sekitar 12 juta jiwa sudah menerima vaksinasi.


"Hitungan kami sangat mungkin untuk Jabar jadi distribusi vaksinasi dan kecepatan vaksinasi juga harus di tingkatkan dari 300 ribu per hari kita akan tingkatkan 400 ribu per hari," tutupnya. (*)

Oleh: ude gunadi / bas

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
KPID Jabar Layangkan Surat ke KPI Pusat terkait TV Tayangkan Gambar Porno
Rangkaian HUT ke-57, Golkar Jabar Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Cikutra
Gelar Vaksinasi Bersama Eiger dan Korem 061, JQR Kebut Herd Immunity di Bogor
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Gubernur Ingatkan Masyarakat Pentingnya Disiplin Prokes
Nadiem: Pentingnya Adaptasi Teknologi bagi Sektor Pendidikan dalam Menjawab Tantangan Masa Depan
Berita Terdahulu

Editorial


    Pos Indonesia kanan

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads