Gubernur Jabar Harap Kongres PA GMNI di Bandung dapat Gagasan Baru



Gubernur Jabar Harap Kongres PA GMNI di Bandung dapat Gagasan Baru

JuaraNews, Bandung - Persatuan Alumni (PA) Gerakan Nasional Mahasiswa Indonesia (GMNI) akan melakasakan Kongres ke-IV di Kota Bandung (19-21/6/2021).


Hajat Nasional PA GMNI itu rencana akan dibuka secara langsung Presiden Joko Widodo secara virtual.


Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyambut baik kegiatan tersebut, dia berharap nantinya dapat menghasilkan sebuah gagasan baru. Pasalnya, Bandung merupakan rumah gagasan dengan nasionalisme yang tinggi. 


Dia menyebutkan, GMNI merupakan organisasi yang berpegang teguh terhadap ajaran-ajaran Bung Karno, maka dari itu historis tentang tentang Bung Karno perlu juga disosialisasikan lebih jauh kepada generasi muda.


"Kecintaan kita kepada Soekarno sama semuanya, menurut saya generasi sekarang kurang mendapatkan referensi dan saya kawatiran historis maka jas merah itu saya sangat perhatikan," kata Emil saat menerima audiensi PA GMNI, di Gedung Pakuan, Rabu (19/5/2021) malam.


Namun, katanya, semua itu harus di bungkus dengan bentuk narasi-narasi yang gaya penyampaian sesuai dengan Generasi.


Selain itu, ajang tersebut juga diharapkan dapat gagasan-gagasan baru tentang bagaimana Penanganan Covid-19 yang sudah merebak khusus di Indonesia bisa berakhir, katanya dahulu semua orang mengira ini hanya urusan kesehatan ternyata memporak-porandakan seluruh dimensi termasuk pola pikir.


"Kongres ini bisakah selain diurasan internalnya menghasilkan gagasan besar yaitu judulnya pos Covid-19 Indonesia, kalau ada orang-orang pintar GMNI dan ada waktu bulan depan hasilnya ada narasi-narasi pos Covid-19 Indonesia mau kemana," kata


"Menurut saya belum ada organisasi yang serius menelaah itu, kalau ada itu menjadi dokumen sejarah yang menjadi sumbangan besar terhadap ke Indonesia kita di Pos Covid-19,"tambahanya.


Sementara itu, Ketua PA GMNI Ahmad Basarah mengatakan, pihaknya memilih Kota Bandung sebagai lokasi kongres, satu pertimbangan yakni Bung Karno menyukai ide-ide, kebangsaan, sosialisme, dan keislaman karena pernah berguru ke tokoh persis di Bandung,


Selain itu,Intelektualise Soekarno tumbuh kembang di Jabar termasuk bertemu dengan kang Marhaen yang jadi teori dan ajarannya marhaenisme.


"Dengan kata lain pilihan kongres di tetapkan di kota Bandung selain historis baik melakukan napak tilas Perjuangan bung Karno di Bandung Jabar," katanya.


Maka dari itu, dia harapkan Kongres ini menjadi momentum untuk kebangkitan kembali pikiran-pikiran dan ajaran bung Karno untuk kepentingan bangsa dan negara.


"Diluar itu dia berharap Kongres ini memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk bangsa dan negara dan pemerintah terutama Penanganan Covid-19 yang belum selesai," tutupnya.(*)

bas

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
DPRD Jabar Minta Perubahan APBD Kota Tasikmalaya Dikonsultasikan ke Mendagri
Momentum Sumpah Pemuda, Uu Ruzhanul Ajak Pemuda Satukan Visi Membangun
Gubernur dan 6 Kepala Daerah Sepakat Kelola Bersama TPPAS Regional Legok Nangka
Wujudkan Program 'Link and Supermatch',BBPPMPV BMTI  Susun Rencana Kerja dengan Dunia Industri
Akhmad Marzuki Dilantik jadi Plt Bupati Bekasi
Berita Terdahulu

Editorial


    Pos Indonesia kanan

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads