Hot News


JN-TAM

Opini


  • Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam
    Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam

    PEMUDA adalah pelopor perubahan di tangannya estapet kepemimpinan akan dilanjutkan. Untuk membentuk pemuda yang berjiwa pemimpin memerlukan banyak dukungan.

    Ketua MUI Kota Bandung Sebut Vaksin sebagai Bentuk Ikhtiar

    • Kamis, 14 Januari 2021 | 10:31:00 WIB
    • 0 Komentar


    Ketua MUI Kota Bandung Sebut Vaksin sebagai Bentuk Ikhtiar
    Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, KH Miftah Faridl. Istimewa

    JuaraNews, Bandung- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, KH Miftah Faridl menyerukan kepada umat muslim untuk tidak ragu mengikuti program vaksinasi pemerintah.

     

    Langkah tersebut merupakan bagian dari ikhtiar dalam memerangi penyebaran Covid-19.


    Miftah menyebutkan kehalalan vaksin produksi Sinovac sudah diuji dan dipertegas lewat penerbitan Fatwa MUI Nomor 02 Tahun 2021 Tentang Produk Vaksin Covid-19 dari Sinovac Life Science Co. LTD China dan PT Bio Farma (Persero). 


    “Kita senantiasa memohon kepada Allah SWT bahwa segala macam usaha pemerintah termasuk menyiapkan vaksin mudah-mudahan dapat menyelesaikan problem pandemi. Kita percayakan kepada pemerintah bahwa vaksin bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat," kata Miftah, Rabu, (13/1/2021).

     

    Pada poin pertama Fatwa Nomor 02 Tahun 2021 ini disebutkan bahwa vaksin Covid-19 produksi Sinovac Life Science Co Ltd China dan PT Biofarma (Persero) hukumnya suci dan halal.


    Miftah menambahkan selain ditinjau dari sudut pandang keagamaan, keamanan vaksin juga dipertegas secara ilmiah oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Yaitu dengan menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) atau Otorisasi Penggunaan Darurat dari data hasil uji klinis Tahap 3.


    “Berikutnya karena ini menyangkut keselamatan manusia maka diperlukan lembaga terkait atau BPOM. Kami imbau untuk menenangkan masyarakat. Jangan menambah keraguan di tengah masyarakat,” tegasnya.


    Lebih lanjut Miftah mengisahkan, dari ajaran agama Islam, suatu ketika umat muslim terkena wabah Thoun. Maka Nabi Muhammad SAW bersabda agar kaum muslimin berikhtiar semaksimal mungkin guna menghindari penyakit tersebut.

     

    “Ada yang namanya Thoun atau penyakit yang menimpa masyarakat, nabi memberikan ajaran bahwa larilah kamu dari penyakit itu seperti lari dikejar singa. Artinya harus ada ikhtiar untuk lari dari pandemi,” tandasnya. (*)

    Oleh: alvian hamzah / alv

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Yana Mulyana: Vaksin Itu Bukan Untuk Diri Sendiri
    Pemkot Bandung Dukung Pembentukan Tim Ajudikasi dan Satgas PTSL
    Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Kota Bandung Sosialisasikan KBPP
    Plasma Konvalesen Diminati, PMI Kota Bandung Kebanjiran Permintaan
    Sepekan PSBB Proposional, Satgas Covid-19 Segel 22 Tempat Usaha
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads