blog counter

Hot News


Opini


    Kanwil Kemenag Jabar Terima Dana Hibah 18 M

    • Senin, 14 Desember 2020 | 20:47:00 WIB
    • 0 Komentar


    Kanwil Kemenag Jabar Terima Dana Hibah 18 M
    Kepala Tata Usaha Kanwil Kemenag Jabar, Handiman Romdony. (Foto: Rid/JuaraNews)

     

    JuaraNews, Bandung - Kepala Tata Usaha Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat Handiman Romdony mengakui bahwa telah menerima dana hibah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar senilai Rp18 miliar lebih di tahun anggaran (TA) 2019.

     

    Dia mengatakan, dana hibah dari Pemprov Jabar senilai Rp15 miliar untuk kegiatan pembinaan kelengkapan penunjang  jamaah haji rekrutman tim pemandu haji daerah. Sedangkan, sisanya Rp3,320 miliar untuk honor/insentif guru Tahfidzh Al-quran se-Jabar.

     

    "Kanwil Kemenag Jabar menerima dana hibah dari provinsi TA 2019," kata Handiman di Bandung (14/12/2020).

     

    Dia menjelaskan, dana hibah tersebut diterima mekanismenya sesuai dengan peraturan menteri keuangan (PMK) No.191/PMK.05/2011 tentang Mekanisme Pengelolaan Hibah.

     

    "Bahwa dana hibah itu tidak cash. Tetapi dimasukkan ke Dipa (daftar isian pelaksana anggaran) kita di masing-masing unit kerja," jelasnya.

     

    Soal manfaat dari dana hibah, Handiman mengungkapkan bahea banyak yang bisa diberikan untuk honor guru agama, penyuluh agama honorer, guru ngaji.

     

    Dia menyebut, Kanwil Kemenag Jabar punya ribuan penyuluh agama, sebanyak 5.086 berstatus non ASN, sementara yang berstatus ASN hanya 585 orang saja.

     

    "Jadi yang belum terakomodir, kita manfaatkan dari dana hibah itu," ungkapnya.

     

    Tak hanya itu, Handiman menyampaikan bahwa Kanwil Kemenag Jabar masih mendapatkan dana hibah karena Dipa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terbatas.

     

    "Jadi yang belum terakomodir, kita manfaatkan dari dana hibah," ujarnya.

     

    Untuk pertanggungjawabannya, sambung Handiman, honor guru agama non ASN maka bentuk pertanggungjawabnya bukti transfer. Selain itu, penerima juga harus dibuatkan SK.

     

    "Untuk honor guru agama, kita harus menyalurkannya ke masing-masing personel guru agama tersebut. Ditransfer ke rekeningnya masing-masing, jadi bentuk tanggungjawabnya bukti transfer," tutupnya. (*)

     

    Oleh: ridwan / rid

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka HUT ke-77 Jabar
    Balai Mektan Gelar Lomba Bongkar Pasang Traktor
    HUT ke-77 RI,  AHY Ajak Rawat Persatuan, Demokrasi & Kebangkitan Ekonomi
    HUT ke-77 RI, Momentum Kebangkitan Indonesia Menuju Negara Adidaya
    Ridwan Kamil: Indonesia Sudah 77 Tahun, Jangan ada Lagi Polarisasi Agama
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads