free hit counter code Antisipasi Libur Panjang, Pemprov Jabar Gelar Operasi Gabungan di 54 Destinasi Wisata - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter
Antisipasi Libur Panjang, Pemprov Jabar Gelar Operasi Gabungan di 54 Destinasi Wisata
(istimewa/humas pemprov jabar) Pelaksanaan rapid test dalam rangka operasi gabungan libur panjang akhir Oktober 2020 digelar di 54 destinasi wisata di 14 kabupaten/kota.

Antisipasi Libur Panjang, Pemprov Jabar Gelar Operasi Gabungan di 54 Destinasi Wisata

  • Jumat, 30 Oktober 2020 | 20:23:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bandung – Pemprov Jabar bersama pemda kabupaten/kota dan TNI/Polri menggelar operasi gabungan selama 5 hari libur panjang cuti bersama. Operasi dimulai Rabu (28/10/2020) hingga Sabtu (31/10/2020).

 

Total ada 54 destinasi wisata yang akan diperiksa tersebar di 14 kabupaten/kota. Beberapa tempat wisata yang menjadi perhatian di kawasan Lembang Bandung Barat, Ciwidey Kabupaten Bandung, pemandian air panas Ciater di Subang, Puncak Bogor, serta kawasan pantai selatan Jabar.

 

Menurut juru bicara Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar Daud Ahmad, petugas akan mengetes secara acak para wisatawan dengan tes antibodi.

 

Hasilnya akan keluar 15 menit kemudian. Jika hasilnya reaktif, maka akan dilanjutkan uji usap baik menggunakan mobile PCR maupun cara biasa.

 

“Sambil menunggu hasil swab kami minta yang bersangkutan (yang reaktif) tidak kemana-mana dulu. Kalau misalnya uji usap manual, terpaksa disuruh pulang dulu untuk isolasi mandiri sampai hasilnya keluar,” ujar Daud, Kamis (29/10/2020).

 

Daud menjelaskan, operasi gabungan juga melibatkan aparat kewilayahan di kecamatan, desa/kelurahan, bahkan sampai RT/RW. Para petugas lapangan ini senantiasa melaporkan segala perkembangan.

 

Laporan yang sudah masuk per Kamis (29/10/2020) misalnya, datang dari Poskes Kodim 0616/Indramayu di mana petugas Dinkes Indramayu melakukan rapod tes di Pantai Pletong, Desa Ujung Gebang, Kecamatan Sukra. “Terjaring 50 orang dengan hasil non reaktif,” sebut Daud.

 

Sementara di poskes Kodim 0620/Sumber dan Puskesmas Plered di Desa Gamel, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon terjaring 29 orang dengan hasil non reaktif.

 

Menurut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar dr Marion Siagian, Pemprov Jabar mengirim ke kabupaten/kota sebanyak 26.700 alat rapid tes antibodi, 1.935 alat pelindung diri seperti masker, hazmat, dan lain- lain, serta 14.400 VTM. Viral Transport Medium (VTM) merupakan tempat penyimpanan spesimen sampel lendir tenggorok hasil uji usap.

 

Selain tes acak, memberikan edukasi kepada warga tentang protokol kesehatan (prokes) selama berwisata, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak. “Edukasi mengenai wisata yang aman dengan prokes COVID-19 juga dilakukan,” kata Marion.

 

Satpol PP Bergerak
Sementara itu, Satpol PP Jabar bersama aparat satpol kabupaten/kota sampai ke tingkat paling bawah menggelar Operasi Patroli Pengawasan Disiplin Protokol Kesehatan. Petugas berfokus di delapan daerah, yakni Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Karawang, Kota Cirebon, serta Kabupaten Sukabumi.

 

Selain objek wisata alam, kuliner, dan wisata foto, pada libur Maulid Nabi Muhammad Saw ini, destinasi wisata religius juga mendapat perhatian khusus, seperti Keraton Kasepuhan Cirebon, Makam Sunan Gunung Djati, dan sejenisnya.

 

Selama patroli, petugas akan memastikan prokes ditegakkan dengan baik oleh pengusaha dan pengunjung. Adapun tugas yang diemban personel seperti memeriksa rambu-rambu dan sarana prasarana prokes, memeriksa pelanggar prokes, mencatat jenis pelanggaran, memberikan imbauan dan penjelasan kepada pelaku usaha dan pengunjung. (*)

Oleh: JuaraNews / jar

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Peninggian Tanggul Kali Bekasi Rampung Juni 2024
Hadapi Libur Libur Nataru, Pemprov Jabar Siapkan Aplikasi Simanis
Polri Bangun 316 Titik Pembatasan Pengendalian Mobilitas Selama PPKM di Seluruh Indonesia
Waduh! Provinsi Jawa Barat Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak Kedua di Indonesia
Soal Isolasi Mandiri Berbayar, DPR RI Desak Kemenkes Segera Berindak

Editorial



    sponsored links