Hot News


Inspirasi


    Jabar Perkuat Koordinasi Hadapi Fenomena La Nina

    • Minggu, 25 Oktober 2020 | 06:28:00 WIB
    • 0 Komentar


     Jabar Perkuat Koordinasi Hadapi Fenomena La Nina

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar perkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota se-Jabar guna meningkatan kesiapan sekaligus antisipasi bencana hidrometeorologi akibat fenomena La Nina.

     

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta BPBD Jabar dan BPBD kabupaten/kota mencari definisi, dampak, dan bagaimana merespons bencana hidrometeorologi karena La Nina.

     

    "Jadi masyarakat sudah siap (saat fenomena La Nina hadir di Jabar). Terus tentunya karena ini tidak lazim, buat sejumlah skenario terburuknya seperti apa," kata Emil saat memberi arahan kepada BPBD se-Jabar di Kabupaten Pangandaran, Jumat (23/10/2020).

     

    "Jika La Nina berdampak di Jabar, antisipasi kita itu seperti apa. Misal mengungsi. Mengungsi ke mana, kapasitasnya berapa," imbuhnya.

     

    La Nina ini merupakan anomali suhu muka air laut, di mana suhu di laut akan lebih dingin sampai bisa minus satu derajat celcius atau lebih. Dampaknya, terjadi peningkatan curah hujan.

     

    Emil menginstruksikan BPBD se-Jabar untuk tidak memfokuskan pada respons ketika bencana terjadi, tetapi juga bagaimana mengantisipasinya. Hal itu bertujuan menekan potensi munculnya kerugian berupa harta maupun korban jiwa.

     

    "Saat ini, BPBD hanya merespons apabila bencana terjadi. Tapi, antisipasi juga perlu mendapatkan perhatian. Agar potensi kerugian akibat bencana bisa ditekan," ucapnya.

     

    Menurut Emil, Pemprov Jabar pun menyiapkan cetak biru Jabar sebagai provinsi berbudaya tangguh bencana (resilience culture province). Budaya Tangguh Bencana Jabar ini akan ditanamkan kepada seluruh warga melalui pendidikan sekolah sejak dini hingga pelatihan.

     

    "Kita tidak boleh berprinsip ada api dipadamkan. Tapi juga menyiapkan langkah-langkah antisipatif," katanya.

     

    "Tidak ada kata terlambat. Cetak cetak biru Jabar sebagai provinsi berbudaya tangguh bencana (resilience culture province) bisa menjadi warisan buat anak cucu kita," tambahnya. (*)

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gubernur Jabar Deklarasikan Pilkada Serentak 2020 di Delapan Daerah Aman dari Covid-19
    Anggota DPRD Jabar Nur Suprianto Meninggal  Dunia, Diduga Terpapar Covid-19
    Uu Ruzhanul: Jangan Lengah Terapkan Protokol Kesehatan
    Forum Zakat Mendorong Empat Agenda Strategis Untuk Menguatkan Gerakan Zakat Nasional
    Bapera Jabar Hadir untuk Mengelola Kepemimpinan Pemuda
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads