ultah bandung

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


    Pemkot Siap Bantu Jadikan Kota Bandung Sentra Ikan Koi
    (humas pemkot bandung) Oded meninjau pembudidayaan ikan Koi

    Pemkot Siap Bantu Jadikan Kota Bandung Sentra Ikan Koi

    JuaraNews, Bandung - Kota Bandung bisa menjadi daerah sentra ikan Koi. Menurut Wali Kota Bandung Oded M Danial potensi yang dimiliki Kota Bandung dalam budi daya ikan Koi cukup besar.

     

    "Melihat potensinya yang luar biasa, Kota Bandung ini bisa menjadi sentra ikan Koi. Asal pengembangannya terus dilakukan. Pemerintah siap membantu" kata Oded saat membuka 'First Young Koi Show' Wali Kota Cup di sentra ikan hias pasar Induk Gedebage Kota Bandung, Sabtu (3/10/2020).

     

    Budi daya ikan Koi menurut Oded sangat menjanjikan secara ekonomi. Mang Oded mengaku baru pertama kali melihat ikan Koi besar ukuran sekira 5 kilo gram lebih, harganya cukup mahal dan terlihat indah.

     

    "Saya baru pertamakali ini melihat ikan Koi yang gede-gede gitu, indah dan mahal. Tadi Saya tanya harganya ada yang sampai Rp150 juta, luar biasa" seru Oded dalam kegiatan yang juga dihadiri Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum tersebut.

     

    Oded pun berterima kasih kepada inspirator event yang telah berinisiaai menggelar Young Koi Show untuk pertamakalinya di Kota Bandung. First Young Koi Show Wali Kota Cup digelar 2-4 Oktober 2020, di sentra ikan hias Pasar Induk Gedebage.

     

    "Nanti untuk pengembangan ke depannya, kita bisa ngobrol lagi, pemerintah siap memfasilitasi. Untuk hari ini Saya ucapkan terimasih dan apresiasi untuk inisiator," pungkas Oded

     

    Masyarakat Jangan Diam, Harus Terus Bergerak
    Sementara itu, Wagub Jabar Uu Ruzhanulu Ulum mengungkapkan, masyarakat harus terus bergerak dan berinovasi meskipun di masa pandemi. "Kenapa harus tetap bergerak dan berionavasi? Karena jika diam maka ekonomi terpuruk, lalu tidak kebagian bantuan pemerintah dan kecewa. Oleh karena itu harus tetap bergerak" kataUu.

     

    Uu menuturkan, seperti tempat tempat kontes ikan Koi itu. Lahan yang tidak terpakai, lalu dimanfaatkan oleh inisiator dan komunitas, maka jadilah sebuah event yang berdampak ekonomi sangat besar.

     

    "Ini kan tadinya lahan kosong, lalu ada inisiator Haji Ebod yang memanfaatkannya menjadi tempat ajang kontes ikan Koi. Bisa dibayangkan perputaran ekonomi yang ada di sini meskipun hanya tiga hari, tetapi dampaknya bisa terus berlanjut," ujarnya.

     

    Uu berharap daerah lain di Jabar juga melakukan hal yang sama, tidak hanya ikan Koi tetapi komoditi lain juga bisa. Namun Uu berpesan dalan setiap kegiatan tetap menerapkan protokol kesehatan.

     

    "Seperti arahan Pak Gubernur, ekonomi masyarakat harus berjalan, tetapi kesehatannya juga tetap harus dijaga" pungkasnya. (*)

    Oleh: JuaraNews / jar

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
     Pemkot Bandung Maksimalkan Pengelolaan Sampah Hulu ke Hilir
    Berbagai Elemen Masyarakat Sayangkan Demo Berujung Pengrusakan Fasilitas Publik
    Zona Oranye, Pemkot Bandung Belum Berencana Kembali Keluarkan Izin Operasional Tempat Hiburan
    9 Bioskop di Kota Bandung Kembali Beroperasi di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya
    Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Berharap tak Ada Lagi Unjuk Rasa Berujung Perusakan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads