Hot News


Inspirasi


    Editorial


      Legislator: Kegiatan Belajar di Rumah selama Pandemi Covid-19 Harus Dipertimbangkan

      Legislator: Kegiatan Belajar di Rumah selama Pandemi Covid-19 Harus Dipertimbangkan

      JuaraNews, Bandung - Anggota DPRD Jabar Ade Kaca mendorong pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan belajar dari rumah serta mempertimbangkan sisi maslahat dan madhorotnya.

       

      Hal itu dikatakan Ade saat menerima aspirasi masyarakat Garut terkait kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah yang cukup lama akibat adanya Pandemi Covid-19, belum lama ini.

       

      "Menurut pandangan saya lebih maslahat anak itu sekolah beraktivitas tetapi waktunya diatur selama pemerintah belum mencabut berkaitan dengan persoalan pandemi covid 19 ini", ujar Ade saat reses III DPRD Jabar

       

      Ade berharap dengan mengedepankan protokol kesehatan, pemerintah memberikan ruang dan kebijakan baru agar aktivitas di sekolah bisa segera kembali berjalan.

       

      "Saya merespons agar persoalan sekolah ini bisa dimulai secepat mungkin, tidak harus menunggu aktivitas 2021, terlalu lama dan kurang baik menurut saya terhadap anak didik kita masing masing," tutupnya.

       

      Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Garut Bejo Siswoyo mengatasi, Terhentinya KBM di sekolah yang cukup lama akibat adanya Pandemi Covid-19 membuat para siswa mulai merasa jenuh dengan sistem pembelajaran dari rumah. Seperti halnya yang dirasakan siswa SMK Negeri 2 Garut.

       

      "Siswa itu banyak yang sudah memberikan masukan baik melalui OSIS maupun melalui WA grup di sekolah yang sudah bosan di rumah kepengen sekolah, itu nyata dan bisa di data," ujar Bejo.

       

      Bejo menambahkan, Konsep pembelajaran daring yang dilaksanakan selama pandemi memberikan banyak efek positif bagi guru dan siswa seperti halnya beradaptasi dengan kecanggihan teknologi informasi sebagai media utama terlaksananya aktivitas belajar mengajar.

       

      Namun tak dapat dipungkiri ada kejenuhan yang dirasakan akibat terbatasnya ruang dan pembatasan durasi waktu dalam berinteraksi membuat penyampaian materi tak maksimal. (*)

      bas

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Banyak Tak Bayar Pajak, Penerimaan PKB di Jabar Turun 50 Persen
      Komisi III DPRD Jabar Soroti Minimnya Penerimaan Pajak Air Permukaan
      Komisi V DPRD Jabar Sampaikan Aspirasi Guru Honorer ke KemenPAN-RB
      Penolakan Omnibus Law RUU Cipta Kerja, Gus Ahad: Pemerintah Harus Bernegosiasi Dengan Buruh
      DPRD Setujui Raperda Perubahan APBD Jabar TA 2020 jadi Perda
      Berita Terdahulu

      Jabar Juara


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)