Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Bantah Hoaks yang beredar, Trikarya Partai Golkar Jabar Tolak RUU HIP
    Para pimpinan Trikarya Golkar Jabar

    Bantah Hoaks yang beredar, Trikarya Partai Golkar Jabar Tolak RUU HIP

    JuaraNews, Bandung - Tiga organisasi kemasyarakatan (Ormas) pendiri Partai Golkar atau yang dikenal dengan sebutan Trikarya menyatakan menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Negara (RUU HIP). Pernyataan sikap itu telah disampaikan melalui surat yang disampaikan kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar , pekan lalu.

     

    Tri Karya merupakan tiga organisasi pendiri partai Golkar, yakni SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia), MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong, dan Kosgoro 1957. Surat ditandatangani ketiga organisasi tersebut, yakni Phinera Wijaya (Kosgoro 1957) Yod Mintaraga (Soksi) dan Rahmat Sulaeman (MKGR).


    Ketua DPK Kosgoro 1957 Phinera Wijaya mengatakan, pihaknya telah menyerahkan surat pernyataan Tri Karya pada Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk menghentikan pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

     

    "Penyerahan Surat Pernyataan Tri Karya (Soksi, MKGR, Kosgoro 1957) yang meminta kepada Ketum DPP PG agar proses pembahasan RUU HIP di DPR RI dihentikan, dicabut, dan dibatalkan," kata Phinera Wijaya dalam pernyataannya kepada wartawan di Bandung, Selasa (30/6/2020).


    Ia mengatakan, pernyataan sikap itu merupakan aspirasi masyarakat yang resah dengan adanya pembahasan RUU HIP itu. "Masyarakat dan ulama sudah turun ke jalan, itu jadi salah satu bukti kuat bahwa mereka menolak pembahasan RUU HIP dan meminta untuk dihentikan dan dicabut," jelasnya.


    Sementara itu, secara terpisah Ketua MKGR Jawa Barat Rahmat Sulaeman mengatakan, Tri Karya Propinsi Jawa Barat telah menyampaikan bahwa sesuai kesepakatan Trikarya Pusat , Kosgoro 1957, SOKSI dan MKGR menolak pembahasan RUU HIP yang disampaikan untuk kepersiden melalui Ketua Umum Partai Golkar.


    "Mana mungkin Partai Golkar mendukung yang disinyalir akan membangkitkan organisasi terlarang di Indonesia, yaitu PKI. Sedang kehadiran Partai Golkar di muka bumi Indonesia ini Karena kebutuhan bangsa dan rakyatnya untuk menghalau Gerakan PKI," kata Rahmat Sulaeman.


    Karena itu, lanjut Ketua Soksi Jabar Yod Mintaraga, jika ada kabar yang mengatakan Partai Golkar mendukung RUU HIP jelas itu adalah hoaks alias berita bohong.

     

    "Tak benar kabar itu. Itu jelas hoaks. Kami sudah menyatakan sikap menolak pembahasan RUU HIP. Dan Partai Golkar sendiri sudah menyatakan menolak pembahasan RUU itu," kata Yod Mintaraga.


    Yod meminta semua pihak dan media untuk meluruskan pemberitaan hoaks yang dianggapnya merugikan Partai Golkar. "Kami sudah menyampaikan sikap kami kepada presiden melalui Ketua Umum Partai Golkar. Kita menolak RUU HIP," pungkasnya. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Phinera Wijaya Berikan Wejangan kepada Kader Kosgor057, Ini Isinya   
    Capai Rp5 Triliun, Pemprov Jabar Tata Aset Dinas Pendidikan   
    Pemprov Borong 10 Juta Masker dari UMKM Jabar
    Pengawasan Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Kerja Ditingkatkan
    Pemprov Jabar akan Fasilitasi Kepulangan Etty bin Thoyib   
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads