ultah bandung

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


    Pemkot Bandung Tegaskan Hotel dan Tempat Wisata Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
    JuaraNews/Rian Nugraha

    Pemkot Bandung Tegaskan Hotel dan Tempat Wisata Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

    JuaraNews, Bandung - Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menemukan sejumlah catatan yang harus dipenuhi oleh hotel dan pengelola tempat wisata untuk bisa kembali beroperasi. Para pengelola hotel dan tempat wisata harus memenuhinya sebelum bisa kembali beroperasi.

     

    Dia menilai lokasi yang didatanginya sudah cukup baik dalam persiapan protokol kesehatannya. Namun ada beberapa catatan yang menjadi bahan evaluasi.

     

    "Alhamdulillah sudah cukup baik, meski pun kami memberikan catatan-catatan. Tetapi pada dasarnya sudah ada semangat menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat di semua tempat ibadah, hotel, termasuk di sini (Saung Angklung Udjo)," kata Yana di Bandung, Jumat (12/6/2020).

     

    "Mudah-mudahan jangan ada lagi klaster-klaster baru di Kota Bandung. Sehingga harapannya mudah-mudahan kita bisa meningkat dari zona kuning ke zona biru dengan kelonggaran 50 persen. Kalau hijau 70-75 persen," tambahnya.

     

    Yana menyampaikan, Pemkot Bandung akan terus menyosialisasikan aturan dan menegakannya. Karena Pemkot Bandung tidak bisa menyelesaikan wabah Covid-19 sendiri. Harus ada keterlibatan dari seluruh stake holder.

     

    "Mudah-mudahan kita bisa segera beraktivitas kembali sebagaimana biasanya. Meski pun dengan norma dan kebiasaan-kebiasaan baru," ungkapnya.

     

    Secara terpisah, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari berharap dengan berakhirnya PSBB Proporsional akan membangkitkan kembali pariwisata yang dinilai paling terpuruk selama Covid-19.

     

    "Dengan usaha dan upaya dari mitra-mitra dan stakeholder kita, setelah tadi berkeliling ke beberapa hotel dan terakhir di sini. Semua telah berupaya untuk menegakkan protokol kesehatan. Perlu diapresiasi juga," ucap Dewi.

     

    Dia mengimbau bagi pelaku di sektor pariwisata menerapkan protokol kesehatan. Karyawan dan tamu atau pengunjungnya harus disiplin menegakan protokol kesehatan.

     

    "Selain itu prinsip-prinsip mengenai kebersihan, kesehatan, dan keamanan juga harus dilakukan. Karena itu jadi format baru ke depan untuk sektor pariwisata. 'Cleanliness, health and safety' merupakan tiga faktor utama yang harus diperhatikan," tutupnya (*)

    Oleh: ridwan / bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Antisipasi Bajir, Pemkot Bandung Bangunan Dua Kolam Retensi Baru
    Kelurahan Kebon Gedang Kota Bandung Bentuk Komunitas Tanggap Stunting
    Di Masa Pandemi Covid-19, Pemkot Bandung Ajak BUMN dan BUMD Salurkan CSR di Bidang Pendidikan
    Gubernur Jabar Dorong Percepatan Pembangunan Akses Penghubung Kereta Cepat Jakarta-Bandung
    Pemkot Bandung Akselerasi Proses Audit Stadion GBLA
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads