Hot News


Inspirasi


    Polemik Omnibus Law, DPRD Jabar : Kita Akan Bahas
    JuaraNews/Abdul Basir Abdul Hadi Wijaya

    Polemik Omnibus Law, DPRD Jabar : Kita Akan Bahas

    JuaraNews, Bandung- Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja (Ciptaker) atau Omnibus Law berbahaya bagi bangsa Indonesia. maka dari itu perlu adanya Pembahasan mengenai RUU tersebut.

     

    Demikian, dikatakan Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar, Abdul Hadi Wijaya saat menyampaikan aspirasi para buruh yang melakukan aksi di depan Gedung Sate, Bandung, Senin (16/3/2020).

     

    "Kami sudah menyimak tentang tatacara pembutan RUU yang sangat tidak etis, tidak kredibel oleh DPR RI, mereka dalam menyusun dilingkup tertutup dan tidak menyertakan buruh hanya para pemodal, " ujarnya.

     

    "Maka dari itu, Kami akan melakukan evaluasi karena banyak menemukan hal-hal yang janggal dan ketidakadilan didalam RUU Cipta kerja ini," ucapnya.

     

    Untuk itu,Pihaknya akan membahas hal tersebut bersama seluruh anggota DPRD Jabar, dalam rapat Badan Musyarawah (Banmus), sehingga hasil dari pembahsan tersebut akan dsampaikan kepada DPR RI.

     

    "Kita lihat perkembangannya nanti kita komunikasikan.Yang jelas rencana-rencana dibalik Omnibus Law ini sangat-sangat berbahaya,ya bukan cuman buat buruh. Tapi buat bangsa kita," tandasnya.

     

    Sebelumnya,Aliansi buruh se-Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa di Depan Gedung Sate, Jalanan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (16/03/2020). Dalam Aksinya, Ribuan buruh tersebut menolak pengesahan Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja.(*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Yusuf Ridwansyah, Pasien Positif Corona Jabar ke-11 Sembuh dan Pulang ke Rumah
    Ini data Covid-19 di Kota Bandung
    BPR Kota Bandung Resmi Menjadi Perusahaan Umum Daerah
    Sungai Cidurian Jebol, GBI Diterjang Banjir, Warga Keluhkan BBWS Citarum
    PWI Peduli Masuk Desa Salurkan Bantuan Warga Terdampak Covid 19