free hit counter code Fisioterapis Persib Terluka Diserang Fans Persis - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter

Hot News


Daftar Pemain


    Editorial


      Jadwal Liga


      Fisioterapis Persib Terluka Diserang Fans Persis
      (instagram/galapersib) Adi sedang ditaangani tim medis Persib

      Fisioterapis Persib Terluka Diserang Fans Persis

      • Senin, 30 Desember 2024 | 19:27:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Solo  - Fisioterapis Persib Bandung Benidektus Adi Prianto mengalami luka di pipi kanan setelah dipukul oknum suporter Persis Solo, seusai laga Pekan 17 Liga 1 2024-2025 yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Minggu (29/12/2024) malam.

       

      Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Stasiun Solo Balapan, beberapa jam setelah Persib menekuk Persis 1-0. Kejadian bermula ketika sebagian ofisial Persib hendak kembali ke Bandung, menggunakan kereta api sekitar pukul 22.35 WIB.

       

      Adi dan kiper Kevin Mendoza mampir terlebih dulu ke minimarket di sekitar peron Stasiun Solo Balapan sebelum naik kereta. Sementara, ofisial dan pemain lainnya tengah boarding menuju KA Turangga.

       

      Ketika hendak membayar di kasir, terdapat puluhan orang diduga suporter Persis yang menanti keduanya keluar. Benidektus pun pasang badan untuk Kevin Mendoza dengan memintanya bersembunyi. Nahas, Benidektus menjadi korban pemukulan oleh salah satu suporter Persis, yang belakangan diketahui berinisial AMA (23).

       

      Sempat terjadi ketegangan antara Beni dan oknum suporter tersebut. Beruntung, ada petugas stasiun dan polisi serta TNI yang turut mengamankan kondisi saat itu. "Kevin diminta Beni sembunyi. Sempat ada ketegangan antara beni dan masa, namun ada petugas Stasiun dan Polisi juga TNI yang mengamankan suasana," tulis akun @bandungfootball.

       

      Akun tersebut juga membagikan foto ketika Adi mendapatkan pertolongan dari tim medis Persib. Terlihat, pipi sebelah kanan Beni dikompres dengab es batu agar tak terjadi lebam atau pembengkakan. Seusai insiden tersebut, Adi pun melakukan pengaduan ke Polresta Solo.

       

      Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihak kepolisian pun juga telah mengamankan pelaku yang merupakan warga Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari.

       

      "Kemarin sebetulnya pertandingan berjalan dengan lancar. Namun demikian kami sayangkan ada oknum suporter yang mereka tidak menonton di stadion tapi mereka menonton bareng di luar stadion. Mereka berusaha mengintimidasi tim Persib yang berada di Stasiun Balapan yang saat itu akan menggunakan kereta api kembali ke Bandung," ujar Iwan di Mapolresta Solo, Senin (30/12/2024) siang, dikutip tribunsolo.

       

      Pelaku diamankan pihak kepolisian setelah melakukan identifikasi kamera CCTV yang berada di area Stasiun Solo Balapan. Bersama pelaku, pihak kepolisian turut serta mengamankan puluhan oknum suporter Persis Solo.

       

      "Ada 20-an orang yang kita amankan. Kami pilah-pilah berdasarkan pemeriksaan awal, siapa yang melakukan. Kemudian yang lain berperan sebagai apa sedang kami dalami dari tadi malam sampai pagi tadi," jelas Iwan.

       

      Berdasar pemeriksaan awal, motif pelaku melakukan pemukulan lantaran dendam akibat pernah jadi sasaran oknum suporter Persib Bandung kala tinggal di Jakarta. "Ini baru cerita (keterangan) yang bersangkutan, dulu terperiksa tidak berdomisili di Solo tapi di Jakarta. Saat di Jakarta, saat di sana, dia mengalami kejadian diserang oleh kelompok suporter Persib. Intinya modusnya adalah dendam," papar Iwan.

       

      Adi sendiri melalui unggahan Instagram Story miliknya, menanggapi kejadian tersebut. Adi pun mengaku tidak dendam dengan apa yang memintanya, dan menegaskan jangan ada tindakan balasan atas kejadian tersebut. Adi mengutip kata-kata dari anonimus tentang bagaimana membalas kekerasan dengan kebaikan.

       

      "Hidup ini bukan untuk membalas hal yang buruk dengan hal yang sama, tapi bagaimana membalas hal buruk dengan kebaikan. - Anonymus," tulis Adi, Senin (30/12/2024).

       

      "Membalas kekerasan dengan kekerasan bukan solusi. Tapi menghentikan kekerasan itu sendiri adalah solusi terbaik," tambahnya. (*)

       

       

       

      Oleh: deni mulyana sasmita / den

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      Persib Resmi Ikat Kontrak Permanen Adam Alis
      Libur Tahun Baru, Ciro Pilih Istirahat di Bandung
      Zalnando Pulang ke Persib, Faris Dipinjam Gresik
      Persib Siap Jaga Posisi Puncak hingga Akhir Musim
      Persib Bakal Datangkan 2 Pemain Lokal dan 1 Asing

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Persib Bandung 16 38
      2 Persebaya Surabaya 17 37
      3 Persija Jakarta 17 31

      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 7 18
      2. Manchester City 7 17
      3. Arsenal 7 17
      4. Chelsea 7 14
      Tampilkan Detail