free hit counter code Ini Identitas Korban Tewas Tabrakan KA Turangga - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda web stats service from statcounter
Ini Identitas Korban Tewas Tabrakan KA Turangga
(antara.com) Sejumlah gerbong masih berada di lokasi kecelakaan

Ini Identitas Korban Tewas Tabrakan KA Turangga

JuaraNews, Bandung - Empat kru Kereta Api (KA) Turangga dan Comuter Line (CL) Bandung Raya yang bertabrakan di petak jalan rel antara Stasiun Haurpugur-Cicalengka di KM 181+700, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024) pukul 06.03 WIB, dinyatakan meninggal dunia.

 

Tiga jenazah sudah dievakuasi ke RSUD Cicalengka dan sementara disemayamkan di ruang jenazah. Sementara 1 kru lainnya masih terjebak di gerbong kereta di lokasi kejadian, dan tengah diupayakan untuk dievakuasi.

 

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, korban jiwa yang sudah teridentifikasi sebanyak 3 orang, yakni masinis dan asisten masinis KA CL Bandung Raya, dan seorang pramugara KA Turangga.

 

"Masinis KA KRD Lokal Padalarang-Cicalengka atas nama Julian Dwi setiono, Asisten Masinis KA KRD Lokal Padalarang-Cicalengka atas nama Ponisam (47), dan Pramugara KA Turangga atas nama Andriansyah, 22 tahun," kata Ibrahim Tompo.

 

Belakangan seorang korban yang masih terhimpit di gerbong KA juga sudah teridentifikasi, yakni anggota Sekuriti di KA Turangga atas nama Enjang Yudi.

 

Untuk para penumpang, Vice President (VP) Public Relations PT KAI Joni Martinus memastikan semua penumpang, baik dari KA Turangga jurusan Surabaya-Bandung maupun KA CL Bandung Raya jurusan Padalarang-Cicalengka, dalam keadaan selamata. Joni menyebutkan, saat terjadi kecelakaan, KA Turanggan mengangkut 287 penumpang, sementara KA Bandung Raya berisi 191 penumpang.

 

"Semua penumpang selamat, namun 4 petugas meninggal dunia. Masinis dan asisten KA Comuter meninggal, dan pramugara KA Turangga juga meninggal. Ketiganya sudah dievakuasi. Satu lagi petugas sekuriti KA Turangga masih berada di gerbong, dan masih diupayakan untuk dievakuasi," ungkap Joni di lokasi kejadian.

 

Sementara para penumpang, Joni menjelaskan, ada 33 orang yang mengalami luka-luka baik ringan maupun sedang. Ke-33 korban luka tersebut dievakuasi ke 3 rumah sakit di sekitar Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.


"Ada 33 orang yang harus mendapat perawatan. 26 orang dirawat di RSUD Cicalengka, 2 orang di RS AMC (Cileunyi), 3 orang di RS Edelwise (Kota Bandung), dan 2 orang di RS Santosa (Kota Bandung)," jelas Joni.

 

Di RSUD Cicalengka sendiri, dari 26 korban, sebanyak 20 orang sudah dipulangkan, sementara 6 orang lainnya masih mendapat perawatan tim medis.

 

Joni menambahkan, akibat kecelakaan tersebut 3 gerbong KA Comuter dan 9 gerbong KA Turangga mengalami anjlok. Bahkan ada 1 gerbong yang masuk ke area persawahan milik warga. Akibat tabrakan ini, setidaknya ada 9 perjalanan KA harus dibatalkan, serta 10 KA dialihkan perjalanannya ke jalur utara. "Yang batal 9 KA, yang memutar 10 KA," ujar Joni.

 

Sembilan KA yang dibatalkan perjalanannya, yakni KA Lodaya (KA 92), KA Argo Wilis (KA 6), 2 KA Baturaden Expres (KA 181, KA 182), 4 KA Serayu (KA250, KA251, KA252, KA249), dan KA Pasundan (KA 240). Sedangkan, 10 perjalanan KA yang harus memutar di antaranya PLB 92BK1 KA Lodaya, PLB 92BK KA Lodaya, PLB 6BK1 KA Argo Wilis, PLB 6BK KA Argo Wilis, dan PLB 182BK1 KA Baturraden Ekspress. Kemudian ada PLB 182BK KA Baturraden Ekspress, PLB 250BK1 KA Serayu, PLB 249BK2 KA Serayu, PLB 240BK1 KA Pasundan, serta PLB 240BK KA Pasundan.

 

Pada kesempatan terpisah, EVP of Corporate Secretary PT KAI mengungkapkan, Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, pihaknya akan menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dalam proses investigasi mendatang.

 

"KAI akan melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Informasi lebih lanjut terkait kejadian ini akan kami sampaikan pada kesempatan selanjutnya," kata Agus. (*)

den

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Dishub Sukses Gelar Rakernis Perhubungan Se-Jabar
SPPPI Minta Pemerintah Turunkan Harga Beras
DPRD Soroti Minimnya Ruang Kelas di SMAN 3 Bekasi
Mahasiswa Jabar Kecam Naiknya Harga Sembako
BMKG Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrim

Editorial



    sponsored links