blog counter

Meski Hujan, Api Masih Membakar Pabrik Tripleks di Soekarno-Hatta, Bandung



Meski Hujan, Api Masih Membakar Pabrik Tripleks di Soekarno-Hatta, Bandung
Api yang membakar pabrik tripleks di Jl. Soekarno Hatta No. 505 Bandung belum dapat dipadamkan hingga Selasa (25/10/2022) malam (Tangkapan layar)

JuaraNews, Bandung - Meskipun hujan mengguyur wilayah Cijagra kota Bandung, hingga Selasa (25/10/2022) pukul 20.56 WIB, api yang melalap gudang pabrik tripleks di Jalan Soekarno Hatta No. 505, Bandung masih belum dapat dipadamkan.

 

Untuk memadamkan kobaran api itu, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung mengerahkan sekitar 22 Unit Mobil Pemadam Kebakaran. Selain dari Diskar PB Kota Bandung, mobil pemadam pun didatangkan dari Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, dan Kabupaten Bandung.

 

Plt Diskar PB Kota Bandung Gungun Sumaryana mengaku cukup sulit untuk memadamkan api tersebut. Hal ini dikarenakan material yang ada di dalam gudang yang terbakar sejak Senin (24/10/2022) malam itu merupakan bahan mudah terbakar.

 

“Yang terbakar ini gudang tripleks dengan volume yang cukup banyak,” kata Gungun.

 

Semua bahan jelas Gungun, mudah terbakar selain triplek ada juga lem dan dus. Itu yang menyebabkan api sulit dipadamkan. Tak hanya itu, angin yang cukup kencang pun turut memicu kobaran api lebih cepat membesar. Begitu juga dengan luas bangunan, dikatakan Gungun luas bangunan yang mencapai 2000 meter persegi, menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam kebakaran.

 

Peristiwa kebakaran itu, menurut Gungun tidak menimbulkan korban jiwa karena ketika kebakaran terjadi gudang dalam keadaan kosong.

 

“(Ketika terjadi kebakaran) memang sudah malam dan tidak ada aktivitas di bangunan-bangunan yang terbakar. Alhamdulillah tidak ada korban,” jelasnya.

 

Sementara itu, menurut laporan Instagram @bdg.siaga 113, hingga pukul 20.56 WIB api masih menyala membakar material yang ada di dalam gudang.

 

"Sudah lebih dari 24 jam penanganan masih dilakukan Diskar PB Kota Bandung," kata seorang petugas wanita melaporkan dari lokasi kejadian.

 

Mengenai hal tersebut, Gugun Sumaryana menerangkan masih terdapat titik api yang harus dipadamkan.

 

"Masih ada titik api dan kami juga kan harus terus intens mengawasi karena karakter bahan yang mudah terbakar. Kami harus memastikan titik apinya sudah padam, tak ada yang tertutup tripleks. Itu khawatir membesar lagi," ujar Gungun.(*)

Aep

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Aktivitas Semeru Meningkat, PVMBG Minta Tak Beraktivitas Dalam Radius 5 Km dan Sepanjang Sungai
Data Sementara, Gempa Garut Sebabkan 4 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Jabar Caang Terangi Empat Kecamatan di Subang
Penanganan Pascagempa Cianjur, Wagub Jabar Usulkan Rehab Prioritas  Rumah Ibadah dan Sekolah
Banyak Bangunan Rusak Saat Gempa Cianjur, BMKG: Kontruksi Bangunan Tak Aman Gempa
Berita Terdahulu

Editorial


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads