blog counter

Tuntut Kabulkan Gugatan Pesangon, Buruh Korban PHK Gelar Aksi di PN Bandung

  • Kamis, 29 September 2022 | 13:27:00 WIB
  • 0 Komentar


Tuntut Kabulkan Gugatan Pesangon, Buruh Korban PHK Gelar Aksi di PN Bandung
Karyawan perusahaan garment di Kota Bandung menuntut PN Bandung mengabulkan gugatan mereka kepada perusahaannya, Kamis (29/9/2022). (Foto: iNews)

Bandung, Juaranews – Akibat terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sejak April 2021 dan belum mendapatkan pesangon, Buruh korban korban PHK berunjuk rasa di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Kamis (29/9/2022). Mereka menuntut agar hakim mengabulkan gugatan yang mereka tujukan kepada perusahaan yang mempekerjakannya.

Aksi demonstrasi sengaja digelar di PN Bandung karena mereka pun menuntut Majelis Hakim PN Bandung mengabulkan gugatan mereka kepada pihak perusahaan.

DPD KSPSI Jawa Barat, Roy Jinto mengatakan, total karyawan yang di-PHK itu sebanyak 1.142 karyawan. Menurut Roy, usai di-PHK, mereka melayangkan gugatan ke PN Bandung karena tak mendapatkan uang pesangon dan THR tahun 2021. Karyawan perusahaan itu diketahui sudah tak bekerja sejak April 2021 lalu.

"Teman buruh tidak dipekerjakan, di-PHK pesangonnya tidak dibayar, THR 2021 tidak dibayar, upah yang sudah bekerja juga pun tidak dibayar, dan mereka tidak boleh masuk (bekerja)," ungkap Roy dalam aksi demonstrasi tersebut.

Roy menegaskan, mengacu pada Undang Undang Nomor 13 tahun 2003, setiap karyawan ini berhak mendapatkan uang pesangon senilai Rp100 juta hingga Rp120 juta, belum termasuk THR dan upah para karyawan yang belum dibayarkan.

"Kalau gugatan kita sesuai dengan undang-undang itu sekitar Rp100 juta hingga Rp120 juta per orang di luar THR dan gaji," katanya.

Pihaknya pun berharap, Majelis Hakim PN Bandung memberikan putusan yang adil dalam perkara tersebut tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Adapun keputusan majelis hakim akan dibacakan pada tanggal 5 Oktober 2022 mendatang.

"Tinggal keyakinan hakim untuk memutuskan perkara ini dan tidak ada pengaruh intervensi lain," kata Roy.

Aep

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Aktivitas Semeru Meningkat, PVMBG Minta Tak Beraktivitas Dalam Radius 5 Km dan Sepanjang Sungai
Data Sementara, Gempa Garut Sebabkan 4 Rumah dan 1 Sekolah Rusak
Jabar Caang Terangi Empat Kecamatan di Subang
Penanganan Pascagempa Cianjur, Wagub Jabar Usulkan Rehab Prioritas  Rumah Ibadah dan Sekolah
Banyak Bangunan Rusak Saat Gempa Cianjur, BMKG: Kontruksi Bangunan Tak Aman Gempa
Berita Terdahulu

Editorial


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads