blog counter

Hot News


Opini


    Majelis Syuro PKS Ajak Masyarakat Bersama-sama Atasi Persoalan Bangsa



    Majelis Syuro PKS Ajak Masyarakat Bersama-sama Atasi Persoalan Bangsa

     

    JuaraNews, Bandung - Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Aljufr menilai kolaborasi semua pihak harus terus digaungkan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa. 

     

    Menurut, Permasalahan bangsa yang terjadi hari ini semakin kompleks tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah secara sendiri.

     

    "Satu tema kita (yang diusung) adalah tentang masalah kebangsaan," kata Salim dalam Dialog Kebangsaan Lintas Umat Beragama di Hotel Savoy Homan, Minggu (24/7) malam.

     

    Salim mengungkapkan, kegiatan serupa tidak hanya selesai di Jabar. Bahkan dalam waktu dekat ini Ketua Majelis Syuro PKS menyapa Indonesia akan bertandang ke berbagai daerah lainnya.

     

    "Ke depannya ini akan terus keliling, kali ini menyapa Jabar sebentar lagi menyapa NTT, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Papua, dan seterusnya," ungkapnya.

     

    Menurut Salim, kegiatan menyapa Indonesia juga untuk mengenalkan PKS dengan lambang barunya saat ini. Namun, ia tidak akan keluar dari esensinya yakni mengokohkan Persatuan Indonesia.

     

    "Kita kenalkan agar popularitas PKS mudah-mudahan meningkatkan. Jadi persiapan kita salah satunya menyapa Indonesia," tuturnya.

     

    Selain itu, Majelis Syuro PKS juga mengemban tugas untuk memunculkan tokoh internal. Sehingga di kemudian hari dapat dimunculkan dengan tokoh-tokoh nasional yang lain.

     

    "Itu perlu mendata, perlu memperkenalkan, muncul lambang baru. Semua ini menuju kemenangan PKS Insyaallah di 2024," sambungnya.

     

    Dalam kesempatan yang sama, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jabar, Popong Otje Djundjunan alias Ceu Popong menerangkan, dalam negara Indonesia terdapat ungkapan Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Pertahanan, dan Keamanan (Ipoleksosbudhankam).

     

    "Itu menyangkut semua partai politik (parpol) maupun organisasi masyarakat (ormas)," terang Ceu Popong.

     

    Oleh sebab itu, Ceu Popong menilai kegiatan yang dilakukan PKS sangat tepat. Meski PKS telah memiliki AD/ART tetapi wawasan kebangsaan dijadikan nomor satu.

     

    "Itu harus dilakukan oleh semua partai. Jadi langkah PKS ini sangat tepat dalam menjalankan dirinya selaku salah satu kekuatan politik di Indonesia. Jadi Ceu Popong menghimbau ikutin sama partai lain apa yang dilakukan PKS," ucapnya.

     

    Sebagaimana diketahui, dialog kebangsaan itu juga turut dihadiri, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jabar, Rafani Achyar dan perwakilan pimpinan umat beragama di Jabar. (*)

     

    bas

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Rapat Paripurna DPRD Dalam Rangka HUT ke-77 Jabar
    Balai Mektan Gelar Lomba Bongkar Pasang Traktor
    HUT ke-77 RI,  AHY Ajak Rawat Persatuan, Demokrasi & Kebangkitan Ekonomi
    HUT ke-77 RI, Momentum Kebangkitan Indonesia Menuju Negara Adidaya
    Ridwan Kamil: Indonesia Sudah 77 Tahun, Jangan ada Lagi Polarisasi Agama
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads