blog counter

Pemprov Jabar Terus Berinovasi di Tengah Disrupsi Pandemi Covid-19



Pemprov Jabar Terus Berinovasi di Tengah Disrupsi Pandemi Covid-19
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti rapat Paripurna DPRD Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (30/3/2022).  (humas pemprov jabar)

JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menghadiri Rapat Paripurna tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Jabar Tahun Anggaran 2021 di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (30/3/2022).


Dalam laporannya, Gubernur menyampaikan  apresiasi atas kerja sama yang kooperatif kepada seluruh penyelenggaraan pemerintah daerah selama Tahun Anggaran 2021.


"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta semua pihak atas dukungan dan kerja sama kooperatif terhadap seluruh penyelenggaraan pemerintahan daerah selama Tahun Anggaran 2021," kata Ridwan Kamil.


Dalam LKPJ, Kang Emil memaparkan mengenai pengelolaan keuangan daerah yang terdiri atas pendapatan daerah, belanja  daerah, dan pembiayaan daerah.


Pendapatan daerah bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) yang sah. Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp36,99 triliun atau tercapai 102,41 persen.


Untuk belanja daerah yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer pada 2021 terealisasi sebesar Rp37, 47 triliun atau mencapai 95,03 persen.


Sedangkan pembiayaan daerah yang bersumber dari penerimaan pembiayaan daerah terealisasi sebesar Rp3, 05 triliun atau mencapai 92,30 persen.


Gubernur menyampaikan pula berbagai penghargaan Jabar selama kurun waktu 2021. Tercatat Jabar meraih 122 penghargaan dalam berbagai urusan pembangunan.


"Capaian tersebut membuktikan, bahwa Jawa Barat mampu terus berinovasi di tengah disrupsi  akibat pandemi," ujar Emil.


"Alhamdulillah selama kurun waktu 2021, Pemda Provinsi Jawa Barat berhasil meraih 122 penghargaan dalam berbagai aspek urusan pembangunan," tambahnya.


Penghargaan tersebut terdiri dari 5 penghargaan internasional, salah satunya adalah Desa Digital yang terpilih sebagai Digital Equity and Accessibility dalam ajang IDC Smart City Asia/Pacific Awards 2020.

Selain itu 89 penghargaan dari pemerintah pusat, di antaranya Provinsi Terinovatif di Indonesia yang meluncurkan Aplikasi Pikobar, One Pesantren One Product (OPOP), Patriot Desa, dan Mobil Maskara.


Penghargaan tingkat nasional lainnya adalah terkait Sistem Manajemen Kepegawaian TRK, Command Center Satgas PPK DAS Citarum, Jabar Future Leaders, serta 28 penghargaan dari lembaga non-pemerintah.


Ia menuturkan, penghargaan tersebut merupakan pengakuan terhadap prestasi kolektif Pemprov Jabar dan seluruh stakeholders baik didalam, maupun luar lingkungan pemda provinsi.


"Ini semua berkat dukungan yang kuat dari DPRD Provinsi Jawa Barat, serta kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, dunia usaha, akademisi, media, dan tentunya seluruh masyarakat Jawa Barat," ungkapnya. (*)

jn

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Jangan Tarik Gubernur dalam Proses Pemilihan Ketua Umum KONI Jabar
Jalin Sinergitas Lembaga TNI, Kodam III/Siliwangi Gelar Pameran Inovasi dan Teknologi
Ketua YKP BJB dan Ketua Stie Ekuitas akan Dipolisikan Agus Mulyana
Aceng Roni Bantah Lakukan Pemalsuan Dukungan Suara Pencalonan DPC Garut
Akan Gugat Totong Setiawan Ke Polisi, Agus Mulyana Bantah Pernyataan Ketum YKP BJB
Berita Terdahulu

Editorial


    Lebaran Fraksi PKB Jawa Barat
    Iklan Lebaran Pemkot Bandung

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads